SuaraJatim.id - Polda Jatim angkat bicara mengenai dugaan keterlibatan oknum anggota Polres Tanjung Perak Surabaya dalam kasus jaringan peredaran narkoba.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Dirmanto mengatakan sanksi tegas menanti oknum polisi yang diketahui berinisial Aiptu AS tersebut.
Kasus Aiptu AS saat ini sedang ditangani BNNP Jatim. Penggeledahan yang dilakukan di rumah oknum polisi merupakan wujud tindak lanjut perjanjian kerja sama antara Ditresnarkoba Polda Jatim dan BNNP Jawa Timur.
"Pada saat penggeledahan juga didampingi anggota Bidpropam Polda Jatim," kata Kombes Dirmanto, Kamis (5/12/2024).
Polda Jatim berkomitmen untuk menindak tegas anggota polsi yang terlibat narkoba. "Komitmen Bapak Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto akan menindak tegas oknum anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba," katanya.
Dia menyebutkan hal ini sesuai dengan perintah Presiden RI agar Polri melakukan bersih-bersih internal.
Polda Jatim mengambil langkah untuk melakukan pengawasan internal secara ketat dan berjenjang hingga satuan wilayah paling bawah. "Siapapun yang terlibat, akan diberikan sangsi tindakan tegas hingga pemberhentian dengan tidak hormat," katanya.
Bidpropam Polda Jatim telah diminta berkala untuk mengawasi dan mengecek semua anggota polisi.
Beberapa waktu lalu sejumlah anggota polisi yang kedapatan terlibat dalam peredaran narkoba telah diberikan sanksi.
"Pada bulan November 2024 sudah ada 11 anggota terlibat dilakukan pemberhentian dengan tidak hormat karena terbukti terlibat narkoba," ucapnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Kinerja Solid, BRI Bagikan Dividen Tahun Buku 2025 Sebesar Rp52,1 Triliun Kepada Pemegang Saham
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik