SuaraJatim.id - Persebaya alami pekan buruk. Klub berjuluk Bajol Ijo itu kalah tiga kali beruntun.
Bruno Moreira dkk harus tunduk dari Bali United dengan skor 0-2 pada pekan ke-17. Kemudian kalah 1-3 dari PSS Sleman di Manahan Solo di pekan ke-18.
Pekan ke-19, Persebaya yang menjamu Malut United FC kembali menelan kekalahan 0-2. Periode ini merupakan yang terburuk bagi Bajol Ijo sepanjang musim 2024/2025.
Klub asal Kota Surabaya kebobolan tujuh gol di tiga pertandingan terakhir. Padahal sebelumnya Persebaya menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan sedikit.
Pelatih Persebaya Paul Munster usai pertandingan melawan Malut United FC mengaku kecewa dengan hasil tersebut.
Dia mengatakan, babak pertama bermain bagus. Pun dengan babak kedua, sejumlah peluang diciptakan. Akan tetapi, masih kesulitan yang membuat frustasi. Kemudian timnya membuat kesalahan yang harus dibayar mahal dengan kebobolan.
”Semua orang kecewa, kami juga sangat kecewa, tetapi kami tetap bersatu. Sekarang kami akan fokus kembali, untuk menatap pertandingan berikutnya lebih baik dan menang,” ujarnya dikutip dari laman resmi klub.
Selanjutnya, Persebaya akan menghadapi Barito Putera pada BRI Liga 1 2024/2-025 pekan ke-20 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali pada Sabtu (25/1/2025).
Persebaya membutuhkan kemenangan untuk tetap berada di jalur juara. Saat ini Bajol Ijo mengoleksi 37 poin, selisih 3 poin dari Persib yang berada di puncak klasemen sementara Liga 1 musim 2024/2025.
Baca Juga: Persik Kediri Berbagi Poin dengan PSS Sleman, Hujan Deras Mengubah Skema Pertandingan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit
-
Strategi Blusukan Desa di Jatim Manjur! Indosat Panen 14,4 Juta Pelanggan
-
Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi