SuaraJatim.id - Warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro mengeluh sawah mereka terkena rembesan limbah minyak.
Limbah berbentuk cairan itu menggenangi padi dan pohon sawah milik warga.
Diduga, limbah tersebut berasal dari pengeboran minyak Lapangan Pad B Sukowati yang dikelola Pertamina EP Sukowati.
Salah satu warga Desa Ngampel, Pamuji mengatakan, pencemaran ini sudah sepekan. Tidak hanya sawah, sungai juga terdapat cairan mirip minyak.
“Lahan saya yang di samping lokasi dimasuki limbah tersebut,” ungkap Pamuji dilansir dari BlokBojonegoro--partner Suara.com, Sabtu (15/2/2025).
Pamuji berharap, pencemaran tersebut dapat segera dihentikan karena dikhawatirkan akan merusak lingkungan.
Warga yang lahannya terdampak limbah sudah melapor ke Pertamina. Akan tetapi sampai sekarang belum juga ditangani.
Humas Pertamina EP Sukowati, Zuhriansyah mengaku masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pencemaran lingkungan di lahan pertanian milik warga Desa Ngampel.
Pihaknya sudah menerjunkan tim untuk memastikan apakah itu limbah atau hanya air yang bercampur dengan komponen lain.
“Lagi dicek sama teman-teman enviroment kita. Untuk hasilnya belum ada, masih dilakukan pengecekan di Pad B,” kata Zuhriansyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
2 Perusak Makam Keramat di Pasuruan Divonis 5 Bulan Penjara
-
Polda Jatim Siagakan 16.326 Personel dan 238 Pos Pengamanan, Mudik Lebaran 2026 Dijaga Ketat!
-
Koperasi Merah Putih Pasok Bahan Baku MBG di Pasuruan, Ekonomi Desa Mulai Berputar
-
Petani Pasuruan Makin Mudah Dapat Pupuk Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih, Harga Juga Murah
-
Gunung Bromo Siap Sambut Libur Lebaran 2026, Fasilitas Wisata Dijamin Aman dan Nyaman