SuaraJatim.id - Seorang pria asal Sidoarjo atas nama Ibnu Sandy Kurniawan (27), warga Kecamatan Tulangan harus mendapat perawatan intensif akibat luka tembak di kakinya.
Luka tersebut didapatkan Ibnu saat menyelematkan dua orang pegawai SPBU yang dirampok di Jalan Raya Desa Krikilan, Driyorejo, Gresik.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 13.20 WIB. Berdasar informasi yang dikumpulkan, ketika itu kedua korban sedang berniat menyetor uang hasil operasional SPBU ke KCP Bank BRI Driyorejo.
Korban Junaidatur Rabiah (44) dan Hermanto tak sadar sedang dibuntuti empat orang pelaku menggunakan sepeda motor.
Sampai di lokasi kejadian, keempat pelaku memepet kedua korban. Saat melintas di jembatan Jalan Raya Desa Krikilan, tiba-tiba mereka dipepet oleh empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor matik.
Para pelaku ini kemudian menodongkan senjata api dan tajam kepada pegawai SPBU tersebut.
Salah satu pelaku menarik tas keresek berisi uang dari Junaidatur Rabiah, menyebabkan sejumlah uang tercecer di jalan.
Korban lantas berteriak meminta tolong, yang mengundang perhatian warga sekitar, termasuk Ibnu Sandy Kurniawan yang berada di sekitar lokasi. Saksi berusaha menolong, namun salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata api dan menembak kaki kanannya.
Kawanan perampok berhasil kabur dengan membawa kabur seluruh uang tunai senilai Rp 110 juta.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut di Duduk Sampean Gresik: 7 Orang Meninggal Dunia
“Korban semula membawa uang Rp 220 juta, namun pelaku hanya berhasil membawa sebagian dari jumlah tersebut,” ujar Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram dikutip dari Berita Jatim --- partner Suara.com.
Musihram membenarkan mengenai adanya saksi yang tertembak di kakinya. Saat ini korban tertembak dirawat intensif di Rumah Sakit Petrokimia Driyorejo.
“Memang benar saat ini korban Ibnu Sandi Kurniawan mengalami luka di kaki kanannya dan sudah mendapat pengobatan,” kata Kompol Musihram.
Pihak kepolisian masih mendalami kasus perampokan tersebut. Satreskrim Polres Gresik telah memeriksa sejumlah saksi.
“Kami sudah memeriksa sejumlah saksi. Termasuk korban penembakan, mudah-mudahan ada titik terang mengungkap kasus ini,” kata Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uwais Al-Qarni.
Kejadian ini menambah daftar panjang tindak kejahatan jalanan yang melibatkan senjata api. Selain kerugian materi yang signifikan, kasus ini juga memunculkan keprihatinan masyarakat terhadap keselamatan di ruang publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB
-
Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
-
Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep
-
Groundbreaking JLKT dan Peresmian Air Bersih, Khofifah Wujudkan Bromo Aman dan Berkelanjutan