Sore harinya, kabar duka datang. MA ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jamik menegaskan, ia tidak percaya anaknya meninggal karena tenggelam.
“Anakkku kalau misalnya jatuh ke sungai bisa berenang atau masih bisa minta pertolongan warga. Tapi kalau jatuhnya karena dimassa (dianiaya) ya tidak bisa,” katanya yakin.
Merasa ada yang janggal, pihak keluarga melapor ke Polres Mojokerto dan meminta penyelidikan atas dugaan tindak kekerasan.
“Saya berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas dan pihak yang bertanggung jawab dapat diberikan hukuman yang setimpal. Saya tidak terima anak saya berangkat sekolah sehat wal afiat, tapi pulang jadi mayat. Saya berharap negara dapat memberikan keadilan bagi anak saya,” kata Jamik.
Kecurigaan serupa juga disampaikan Diki Sukono, kakak kandung korban. Ia melihat luka lebam di tubuh MA saat jenazah diperiksa.
“Ada luka lebam merah-merah di dada. Mungkin ada pengeroyokan. Rambut sudah agak pendek. Padahal belum potong dia,” kata Diki.
Ia juga membantah dugaan bahwa MA tenggelam akibat terpeleset. Menurutnya, adiknya biasa berenang dan cukup sering ke kolam.
“Kata polisi bisa saja karena terpeleset dan tidak bisa berenang. Saya bilang tidak mungkin, karena dia sering ke kolam renang,” ucap Diki.
Informasi yang diterima keluarga menyebutkan, sebelum dinyatakan hilang, MA sempat dijemput oleh dua orang yang merupakan kerabat teman sekolahnya, setelah terlibat masalah yang belum diketahui pasti.
Baca Juga: Lagi Hamil, Pelaku Penipuan Modus Arisan Online Mojokerto Diamankan Polisi
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Mojokerto Iptu Suyanto membenarkan bahwa telah ada laporan dari keluarga korban. Namun, berdasarkan hasil autopsi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah.
“Memang benar ada laporan (dari keluarga MA) setelah ada dugaan, namun dari hasil autopsi tidak ada tanda tanda kekerasan,” ujar Suyanto.
Ia menambahkan, pihaknya masih mendalami laporan tersebut. “Nanti perkembangan lebih lanjut saya konfirmasi lagi,” tukas Suryanto.
Kontributor : Zen Arivin
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Dituntut 7 Tahun Penjara
-
Gunung Gombak Membara 8 Jam: Api Nyaris Jilat Rumah Warga, 15 Hektar Ludes Jadi Abu
-
Horor di Sampang: Bocah Di bawah Umur Digilir 27 Predator, 14 Pelaku Masih Berkeliaran
-
BRI Berkontribusi Pajak Tertinggi di Industri Keuangan Bersama Danantara
-
Gubernur Khofifah Luncurkan Gernas Rana MPLS Ramah 2026, Pastikan Siswa Belajar Aman Tanpa Kekerasan