"Poin saya adalah bagaimana para peternak sapi perah itu berkesempatan belajar untuk bisa mengikuti jejak dari koperasi susu yang ada di Australia," katanya.
"Jikalau tim dari Jawa Timur dari koperasi susu kita itu bisa mendapatkan pembelajaran di Australia, 60 persen dari produksi susu nasional dari Jawa Timur dan ini punya potensi untuk dikembangkan lebih signifikan lagi," jelasnya.
Di sisi lain Khofifah menuturkan di Jawa Timur ada program bantuan dari Australia melalui Universitas Trunojoyo Madura yang mengembangkan teknologi untuk penanaman rumput laut dimana akar rumput laut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk ikan, yang berfungsi untuk memberi nutrisi pada ikan di dalam tambak serta saat yang sama sebagai sumber energi terbarukan.
"Ini menurut saya teknologinya sangat menarik untuk bisa dikembangkan. Karena akar rumput laut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk ikan sekaligus sumber energi. Ini bisa menjadi power plant di daerah terdekat. Ini sudah dilakukan oleh UTM di Bangkalan dan Sampang,” jelasnya.
“Jika ini bisa dikembangkan tentu akan memberikan nilai tambah dan kesejahteraan baik bagi petambak maupun masyarakat di sekitar tambak," imbuhnya.
Sementara itu Menteri Pembangunan Internasional, Menteri Multikulturalisme, Dan Menteri UKM Pemerintah Australia H.E. DR. Anne Aly MP menyampaikan bahwa ini adalah kunjungan kerja kenegaraan pertama baginya.
Ia mengatakan telah banyak berdiskusi dengan Gubernur Khofifah terkait hal-hal yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan dan memperkuat kerjasama antara Australia dan Indonesia khususnya Jawa Timur. Kerjasama tersebut diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Jawa Timur dan Australia khususnya Australia Barat.
"Terima kasih yang sedalam - dalamnya untuk ibu Gubernur atas sambutan hangatnya, Australia berkomitmen untuk menjadi partner yang bisa diandalkan dan menjadi tetangga yang baik untuk Indonesia khususnya Jawa Timur," kata Anne Aly. ***
Baca Juga: Gubernur Khofifah di Hadapan Rektor Perguruan Tinggi PGRI Se-Indonesia: Komitmen Wujudkan SDM Unggul
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah di Hadapan Rektor Perguruan Tinggi PGRI Se-Indonesia: Komitmen Wujudkan SDM Unggul
-
Mobil Listrik Premium Bikin Daerah Teriak, Potensi PAD Tergerus
-
Dear Pengibar Bendera One Piece, Pemerintah Kirim Peringatan Keras: Ada Ancaman Pidana!
-
Aset 'Tidur' Pemprov Jatim Bisa Jadi Sumber PAD Baru, Asalkan Lakukan Ini
-
DPRD Jatim: Anak Butuh Perlindungan Mental dan Spiritualitas
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus