- Wali Kota Madiun, Maidi, menjadi sorotan nasional karena dibawa dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
- Sebelum OTT, Maidi dikenal memiliki gaya kepemimpinan tegas, lugas, sering turun lapangan, dan beberapa kebijakan kontroversial.
- OTT KPK yang menjerat Maidi diduga terkait dengan proyek dan dana CSR, status hukumnya kini masih dalam proses pendalaman oleh lembaga antirasuah.
SuaraJatim.id - Nama Maidi, Wali Kota Madiun, mendadak menjadi sorotan publik nasional setelah dibawa ke Jakarta dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sosok yang selama ini dikenal aktif turun ke lapangan dan vokal dalam memimpin kota itu kini berada di pusat perhatian, bukan karena program pembangunan, melainkan proses hukum yang masih berjalan.
Di luar OTT KPK, publik ingin mengetahui siapa Maidi sebenarnya dan kontroversi apa saja yang pernah mewarnai kepemimpinannya. Berikut 7 fakta profil dan kontroversi Maidi sebelum OTT KPK terjadi.
1. Figur Wali Kota dengan Gaya Kepemimpinan Tegas
Maidi dikenal memiliki gaya kepemimpinan lugas dan keras. Ia kerap mengambil keputusan cepat dan menyampaikannya secara terbuka. Bagi pendukungnya, gaya ini dianggap tegas dan efektif, namun bagi sebagian pihak dinilai terlalu frontal.
2. Aktif Turun ke Lapangan dan Media Sosial
Selama menjabat, Maidi sering turun langsung ke lapangan, mulai dari meninjau infrastruktur hingga menegur aparatur. Aktivitas ini kerap diunggah ke media sosial dan membangun citra sebagai wali kota yang hadir di tengah warga.
Namun, eksposur tinggi ini juga membuat setiap kebijakan dan ucapannya mudah memicu reaksi publik.
3. Sejumlah Kebijakan Menuai Pro dan Kontra
Tak sedikit kebijakan penataan kota dan penegakan disiplin aparatur yang menuai kritik. Sebagian warga menilai kebijakan tersebut terlalu keras, meski di sisi lain ada pula yang mendukung karena dianggap membawa perubahan cepat.
Baca Juga: OTT KPK di Madiun: 7 Fakta Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR yang Menyeret Wali Kota
4. Hubungan Tegang dengan Sejumlah Pihak
Dalam perjalanan kepemimpinannya, Maidi beberapa kali disebut memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan kelompok tertentu, baik dari elemen masyarakat maupun internal birokrasi. Dinamika ini membuat politik lokal Madiun kerap memanas.
5.Nama Maidi Kerap Muncul dalam Pemberitaan Lokal
Sebelum OTT KPK, nama Maidi relatif sering muncul dalam pemberitaan lokal. Bukan hanya soal pembangunan, tetapi juga pernyataan-pernyataan kontroversial dan gaya komunikasinya yang blak-blakan.
Hal ini membuat Maidi dikenal luas, bahkan di luar wilayah Madiun.
6. Terjaring OTT KPK dan Dibawa ke Jakarta
Berita Terkait
-
OTT KPK di Madiun: 7 Fakta Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR yang Menyeret Wali Kota
-
8 Fakta Kronologi OTT KPK di Madiun, Wali Kota Ikut Dibawa ke Jakarta
-
Kasus Korupsi DJKA Kemenhub Meluas, Kepala BTP Surabaya Diperiksa KPK
-
KPK Panggil 26 Saksi Kasus Suap Bupati Ponorogo, Keponakan Sugiri Sancoko Ikut Diperiksa
-
Pemprov Jatim Raih Penghargaan Pariwara Anti Korupsi 2025:Pemacu Kerja Birokrasi Jujur, Akuntabel
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Profil Maidi, Wali Kota Madiun: 7 Fakta dan Kontroversi Sebelum OTT KPK
-
OTT KPK di Madiun: 7 Fakta Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR yang Menyeret Wali Kota
-
8 Fakta Kronologi OTT KPK di Madiun, Wali Kota Ikut Dibawa ke Jakarta
-
Melampaui Target! Realisasi Investasi Jatim 2025 Tembus Rp147,7 Triliun
-
Perkuat Pendidikan, Khofifah Resmikan Fasilitas dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB