- Satreskrim Polres Magetan menangkap tersangka MCM di Desa Taman Arum karena melakukan enam kali pencurian sepeda motor.
- Pelaku mengincar kendaraan yang diparkir tanpa pengawasan di pinggir jalan bersama seorang rekan yang kini buron.
- Tersangka dijerat Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama tujuh tahun.
SuaraJatim.id - Satreskrim Polres Magetan berhasil menangkap pelaku pencurian motor (curanmor) yang telah enam kali melakukan aksinya di wilayah hukum Kabupaten Magetan, Jawa Timur sehingga meresahkan masyarakat.
Kasi Humas Polres Magetan Iptu Indra Suprihatin, mengatakan tersangka adalah MCM (22), warga Kabupaten Sidoarjo. Penangkapan tersangka merupakan hasil kerja sama dengan Polres Sidoarjo.
"Dalam pemeriksaan petugas, tersangka mengaku telah melakukan aksi curanmor sebanyak enam kali di wilayah Magetan. Tersangka ditangkap saat melakukan aksinya di Desa Taman Arum, Kecamatan Parang, Magetan," ujar Indra melansir ANTARA, Minggu (5/4/2026).
Adapun modus pelaku mengincar sepeda motor milik orang yang diparkir pemiliknya secara lengah di pinggir jalan, tanpa pengamanan dan pengawasan.
Dalam aksinya, tersangka MCM melakukan bersama temannya yang kini masih menjadi buruan pihak Satuan Reskrim Polres Magetan.
Berdasarkan pengakuannya enam unit sepeda motor yang dicuri tersebut merupakan berbagai tipe, mulai dari motor Kawasaki KLX, Yamaha NMAX, Honda Beat, Honda Vario, Honda CB, dan Suzuki Satria.
Tersangka juga mengaku bahwa motor-motor tersebut digunakan untuk keperluannya sendiri dan temannya, salah satunya dipakai untuk kerja. Hingga kini, Polres Magetan masih mendalami kasus curanmor tersebut lebih lanjut.
"Pengungkapan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan rasa aman bagi warga," katanya.
Pihaknya berharap masyarakat tetap waspada dan segera melapor apabila mengetahui adanya tindak kriminal di lingkungan sekitar.
Baca Juga: Viral! Seorang Wanita di Tuban Tertangkap Mencuri Motor, Ekspresinya Bikin Warganet Geram
Atas perbuatannya, tersangka melanggar Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 yang mengatur tentang KUHP Baru dengan ancaman hukuman penjara hingga tujuh tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Khofifah Lepas 4.015 Pelari MANTRA116 2026, Perkuat Posisi Jatim Sebagai Destinasi Sport Tourism
-
Dihabisi Kekasih: Fakta Di Balik Kematian Tragis Gadis 19 Tahun di Lumajang
-
Gaji Pegawai Kopdes Merah Putih Blitar Cair, Nominalnya di Bawah UMK
-
BRI Perkuat Sistem Anti-Fraud, Pelanggaran Berunsur Pidana Langsung Dilaporkan
-
Turunkan Stunting hingga 14,7%: Gubernur Jatim Terima Penghargaan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia