- Seorang remaja kernet berusia 15 tahun tewas tertabrak mobil di Tol Surabaya-Mojokerto pada Senin, 6 April 2026 dini hari.
- Kecelakaan terjadi saat korban sedang memberi isyarat kepada pengendara lain akibat mobil pikap yang mengalami pecah ban.
- Pengemudi mobil Toyota Avanza menabrak korban yang sedang berdiri di lajur cepat karena diduga kehilangan konsentrasi saat melaju.
SuaraJatim.id - Jarum jam menunjukkan pukul 02.00 WIB, Senin (6/4/2026). Di bawah langit Desa Penompo, Kabupaten Mojokerto, ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712 jalur B biasanya hanya dihiasi deru mesin kendaraan yang membelah keheningan malam. Namun, dini hari itu, sebuah pengabdian sederhana berakhir dengan duka yang mendalam.
RMI, seorang remaja berusia 15 tahun asal Sawahan, Surabaya, harus mengembuskan napas terakhirnya di aspal dingin. Ironisnya, maut datang saat ia tengah berupaya menyelamatkan nyawa orang lain.
Semuanya bermula ketika sebuah mobil pikap Elf bernopol W 9738 UD yang memuat kulit sapi mengalami kendala teknis.
Kendaraan yang dikemudikan Anto Triharsono (53) itu mengalami pecah ban belakang sebelah kiri saat melaju menuju Tulungagung. Akibatnya, mobil oleng dan berhenti melintang tepat di lajur cepat.
Sadar akan bahaya yang mengintai di jalur bebas hambatan yang gelap, RMI sebagai kernet segera turun. Di saat sang sopir bergegas mengganti ban, remaja ini berdiri beberapa meter di belakang kendaraan.
Dengan sisa tenaga di tengah kantuk yang melanda, ia memberikan isyarat kepada pengendara lain agar berhati-hati dan menghindari posisi mobil mereka yang melintang.
Namun, takdir berkata lain. Dari arah belakang, sebuah Toyota Avanza bernopol B 1915 BRW meluncur. Mobil yang dikemudikan oleh Abd Halim (26), warga Jakarta Barat, membawa empat penumpang yang tengah menempuh perjalanan jauh.
Diduga karena kehilangan konsentrasi sesaat, pengemudi Avanza tak menyadari keberadaan RMI yang tengah memberikan isyarat di depannya.
"Benturan tak terhindarkan. Mobil Avanza tersebut menabrak korban (RMI), lalu menghantam bagian depan pikap Elf hingga akhirnya berhenti di bahu jalan," ujar Kanit PJR Jatim III Warugunung, AKP Sudirman dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Tragedi di Jalur Tengkorak Duduksampeyan: Kijang Hantam 3 Motor Hingga Terbakar, Satu Nyawa Hilang
RMI meninggal dunia seketika di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya. Jenazahnya kini telah dievakuasi ke RSU dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.
Meskipun kecelakaan tersebut menghancurkan bagian depan kedua kendaraan, keajaiban masih menaungi para penumpang lainnya.
Abd Halim beserta empat penumpangnya, Agus Marwono, Feri Yusuf, Sahrifah, dan Moh Zen, dinyatakan selamat. Begitu pula dengan sopir pikap, Anto, dan satu penumpang lainnya, Totok Sugianto, yang berhasil lolos dari maut.
Kini, lokasi kejadian telah dibersihkan oleh petugas PJR yang sigap mengamankan arus lalu lintas agar kembali normal. Namun, darah yang tertumpah di KM 712 menjadi pengingat pahit bagi setiap pengendara. Pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan keras.
"Kami meminta para pengendara untuk selalu meningkatkan konsentrasi, terutama saat melintas di jalan tol pada jam-jam rawan. Satu detik kehilangan fokus bisa berakibat fatal," tegas AKP Sudirman.
Berita Terkait
-
Tragedi di Jalur Tengkorak Duduksampeyan: Kijang Hantam 3 Motor Hingga Terbakar, Satu Nyawa Hilang
-
Tiba-tiba Oleng dan Terbalik: Kesaksian Michele Penumpang Bus Kecelakaan Maut di Tol Jomo
-
Tragedi Bus Restu di Tol Jomo: Satu Nyawa Melayang dalam "Tarian Maut" Akibat Pecah Ban
-
Penemuan Jenazah Karyawan Bank di Mojokerto, Polisi Ungkap Murni Karena Sakit
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang
-
Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa
-
Bupati Pamekasan Buka Suara Soal Rusuh Indomaret: Sudah Diberi SP1, Malah Nekat Bangun Malam Hari
-
Diteror Foto Asusila Editan AI, Wanita di Gresik Menangis Histeris di Depan Kapolres
-
Rencana Nikah Berujung Bui: Sejoli di Kediri Tega Habisi dan Kubur Bayi demi Tutupi Aib