- Seorang warga menemukan bayi baru lahir di teras rumah wilayah Pandean, Pasuruan, pada Rabu pagi, 8 April 2026.
- Bayi malang tersebut segera dievakuasi ke Puskesmas Bangil untuk mendapatkan penanganan medis intensif guna menstabilkan kondisi kesehatannya.
- Polres Pasuruan sedang melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk mengungkap identitas orang tua yang membuang bayi tersebut.
SuaraJatim.id - Keheningan fajar di Lingkungan Pandean, Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Bangil, Pasuruan, mendadak pecah pada Rabu (8/4/2026) pagi.
Bukan oleh deru mesin kendaraan atau suara pedagang pasar, melainkan oleh tangisan melengking seorang bayi mungil yang mencari kehangatan di atas lantai teras rumah warga.
Rabu menjadi pagi yang tak akan pernah dilupakan oleh salah satu penghuni rumah di kawasan tersebut. Tepat setelah azan subuh berkumandang, ia dikejutkan oleh suara tangisan yang tak kunjung reda dari arah depan.
Begitu daun pintu dibuka, sebuah bungkusan kain tergeletak pasrah di sudut teras. Di dalamnya, sesosok bayi yang diduga baru saja menghirup udara dunia tampak kedinginan.
Keberadaan bayi tersebut menyisakan tanda tanya besar mengenai siapa sosok yang tega meninggalkannya. Berdasarkan kesaksian warga, area depan rumah tersebut sebenarnya terpantau kosong pada pukul 03.30 WIB, saat denyut nadi aktivitas warga yang hendak menuju pasar mulai terasa.
Namun, hanya dalam jeda waktu sekitar 90 menit, bayi itu sudah berada di sana. Diduga kuat, pelaku memanfaatkan situasi remang fajar untuk meletakkan sang jabang bayi sebelum akhirnya ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB.
Sadar akan kondisi bayi yang sangat rentan, pemilik rumah segera menghubungi Ketua RT dan aparat keamanan desa. Tanpa menunggu lama, tim Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung mengawal proses evakuasi.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengonfirmasi bahwa nyawa sang bayi kini dalam perlindungan tim medis.
"Bayi tersebut langsung dievakuasi ke Puskesmas Bangil guna mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan memastikan kondisinya stabil," ujar Iptu Joko dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Fajar Kelabu di Gununggangsir: Detik-detik Memilukan Wanita Muda Tewas Tertabrak Kereta Api
Di Puskesmas, petugas medis bergerak cepat memberikan perawatan awal, terutama untuk menstabilkan suhu tubuh bayi yang sempat terpapar udara terbuka di pagi buta. Kabar baiknya, kondisi kesehatan bayi saat ini dilaporkan berada dalam pemantauan intensif dan cenderung stabil.
Di sisi lain, pihak kepolisian tak tinggal diam. Tim Inafis dan petugas gabungan telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari petunjuk sekecil apa pun.
Polisi kini tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan menyisir kemungkinan adanya bukti tambahan di sekitar lokasi kejadian.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa orang tua yang tega meninggalkan bayi tersebut," tegas Iptu Joko Suseno.
Berita Terkait
-
Fajar Kelabu di Gununggangsir: Detik-detik Memilukan Wanita Muda Tewas Tertabrak Kereta Api
-
Kisah Perempuan Pendamping Kopdes di Pasuruan, Usia 25 Tahun Jadi Tumpuan Koperasi Merah Putih
-
2 Perusak Makam Keramat di Pasuruan Divonis 5 Bulan Penjara
-
Koperasi Merah Putih Pasok Bahan Baku MBG di Pasuruan, Ekonomi Desa Mulai Berputar
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah