Ilustrasi seorang pengajar mengaji berinisial MZ melakukan pelecehan seksual terhadap tujuh santri laki-laki di kawasan Genteng Kali, Surabaya. [IST]
Baca 10 detik
- Seorang pengajar mengaji berinisial MZ melakukan pelecehan seksual terhadap tujuh santri laki-laki di kawasan Genteng Kali, Surabaya.
- Tindakan asusila tersebut dilakukan tersangka selama periode tahun 2025 hingga April 2026 saat para korban sedang menginap.
- Kepolisian telah menangkap tersangka MZ dan bekerja sama dengan DP3A untuk memberikan pendampingan psikologis bagi para korban.
Polrestabes Surabaya telah menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk melakukan trauma healing.
"Kami ingin anak-anak ini segera pulih. Kami pastikan ada pendampingan agar trauma ini tidak membekas secara berkepanjangan pada masa depan mereka," tegas Luthfie.
MZ kini terancam menghabiskan masa mudanya di penjara. Ia dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) serta KUHP yang baru, dengan ancaman hukuman berat. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya
-
Drama Penyekapan Lansia di Surabaya: Uang Rp2 Miliar Dikuras Kekasih Anaknya Sendiri
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya