Proyek lapangan olahraga padel di kawasan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya mendapat protes dari warga petani tambak pada Jumat (29/5/2026). [beritajatim.com]
Baca 10 detik
- Kelompok Pembudidaya Ikan di Keputih, Surabaya, memprotes pembangunan lapangan padel yang dinilai menutup sempadan sungai warga.
- Pengembang Grand Eastern mengklaim pembangunan memiliki izin resmi dan pengecoran dilakukan untuk mencegah erosi sungai.
- Warga melaporkan konflik tersebut ke Ombudsman dan Pemkot Surabaya karena akses normalisasi sungai terhambat bangunan tersebut.
Warga kini telah melayangkan laporan resmi ke Ombudsman Jawa Timur, Inspektorat, hingga Pemkot Surabaya. Mereka menuntut keadilan agar fungsi ekosistem dikembalikan seperti semula.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Sengitnya Sengketa Lapangan Padel di Keputih Surabaya: Nasib Petambak Ikan di Ujung Cor
-
Transformasi Warga Jawa Timur yang Kini Kian Melek Cuan di Pasar Modal
-
Jip Hantam Tebing di Jalur Wisata Gunung Bromo, Sopir dan Wisatawan Tewas
-
QLola by BRI Jadi Solusi Payroll Modern Bagi Perusahaan
-
Kronologi Kecelakaan Beruntun Magetan yang Menewaskan Satu Pemotor