Proyek lapangan olahraga padel di kawasan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya mendapat protes dari warga petani tambak pada Jumat (29/5/2026). [beritajatim.com]
Baca 10 detik
- Kelompok Pembudidaya Ikan di Keputih, Surabaya, memprotes pembangunan lapangan padel yang dinilai menutup sempadan sungai warga.
- Pengembang Grand Eastern mengklaim pembangunan memiliki izin resmi dan pengecoran dilakukan untuk mencegah erosi sungai.
- Warga melaporkan konflik tersebut ke Ombudsman dan Pemkot Surabaya karena akses normalisasi sungai terhambat bangunan tersebut.
Warga kini telah melayangkan laporan resmi ke Ombudsman Jawa Timur, Inspektorat, hingga Pemkot Surabaya. Mereka menuntut keadilan agar fungsi ekosistem dikembalikan seperti semula.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Dulu 17 Ribu, Kini Hanya 7 Ribu: Apa yang Membuat Warga Blitar Takut Punya Anak?
-
Karier Panjang Aiptu EW Anggota Polres Blitar Kota Hancur di Tangan Narkoba
-
Presiden Pimpin Panen Raya TNI Terintegrasi di Malang, Gubernur: Jatim Pilar Utama Ketahanan Pangan