- Pemerintah Desa membongkar ruang kelas dan perpustakaan di SDN Tlogo 2, Blitar, untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
- Pembongkaran fasilitas sekolah tanpa bangunan pengganti menyebabkan aktivitas belajar siswa terganggu dan ribuan buku terbengkalai di teras.
- DPRD Kabupaten Blitar segera mengalokasikan APBD untuk membangun gedung pengganti serta mensertifikasi lahan sekolah sebagai aset daerah resmi.
SuaraJatim.id - Suasana di SDN Tlogo 2, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, tak lagi sama. Tak ada lagi ketenangan di dalam ruang kelas atau kehangatan di sudut perpustakaan.
Kini, yang terdengar hanyalah deru mesin proyek dan pemandangan tumpukan buku yang teronggok pilu di teras sekolah.
Pendidikan anak-anak di desa ini seolah dipaksa mengalah. Sejumlah ruang kelas dan perpustakaan sekolah telah dibongkar demi melapangkan jalan bagi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Ironisnya, pembongkaran dilakukan sebelum bangunan pengganti berdiri, menyisakan tanya dan keresahan mendalam di hati para wali murid.
Sejak gedung perpustakaan diratakan dengan tanah, ribuan buku koleksi sekolah kini mengungsi ke teras-teras kelas, terpapar debu dan cuaca.
Area olahraga yang biasanya riuh oleh tawa siswa pun kini menyempit, tergerus area proyek. Siswa terpaksa menumpang di lapangan sekitar hanya untuk sekadar berlari.
Muslikah, salah satu wali murid, mengungkapkan kekecewaannya. Ia sebenarnya mendukung program pemerintah desa, namun cara eksekusinya dianggap tidak berperikemanusiaan terhadap dunia pendidikan.
"Seharusnya relokasi dulu, dibangunkan gedung baru, barang-barang dipindah, baru gedung lama diambrukkan. Tapi kenyataannya kemarin dirobohkan dulu, buku-bukunya ditaruh di teras. Anak-anak belajar jadi tidak nyaman," keluhnya, Kamis (11/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Keresahan wali murid bukan tanpa alasan. Mereka takut, jika lahan sekolah tidak segera disertifikasi, lama-kelamaan aset pendidikan ini akan habis terkikis oleh proyek-proyek lain di masa depan.
Baca Juga: Ingkar Janji di Desa Tlogo Blitar: Proyek KDMP Robohkan Sekolah Sebelum Siapkan Pengganti
Kondisi memprihatinkan ini memicu reaksi keras dari Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar. Ketua Komisi IV, Sugeng Suroso, mengakui adanya ketidaksinkronan dalam proses pembangunan KDMP yang mengorbankan fasilitas sekolah.
"Wali murid resah karena gedung telanjur dibongkar, padahal bangunan penggantinya belum ada. Muncul ketakutan bahwa lahan sekolah ini akan habis pelan-pelan," ujar Sugeng saat meninjau lokasi.
Sebagai solusi darurat, DPRD memastikan pembangunan gedung pengganti akan segera didanai melalui APBD dalam mekanisme Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Sugeng juga menegaskan akan mengunci luas lahan untuk koperasi agar tidak terus merembet ke area sekolah.
"Kami pastikan tidak ada proyek yang merembet lagi. Tanah dan gedung sekolah akan langsung disertifikasi menjadi aset daerah milik Pemerintah Kabupaten agar punya kepastian hukum," tegasnya.
Berita Terkait
-
Ingkar Janji di Desa Tlogo Blitar: Proyek KDMP Robohkan Sekolah Sebelum Siapkan Pengganti
-
Ironi! Banyak Anggota DPRD Blitar Absen Saat Tradisi Sakral Brokohan Pancasila
-
Di Balik Aksi Bagi 1 Juta Butir di Blitar, Ada Jeritan Peternak yang Tercekik Harga Pakan
-
Geger Pocong Sajam di Ponggok Buat Warga Resah, Kapolres Blitar Akhirnya Bongkar Faktanya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang
-
Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei
-
Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan