- Ribuan anggota PSHT mengepung Mapolrestabes Surabaya pada Jumat, 31 Juli 2026, untuk menuntut penuntasan kasus pembacokan petugas valet.
- Massa mendesak polisi segera menangkap seluruh pelaku kekerasan dan penerapan Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan senjata tajam.
- Kapolrestabes Surabaya menyatakan satu pelaku berinisial S ditangkap dan satu pelaku berinisial P dalam pengejaran.
"Kami minta bantuan seluruh masyarakat. Jika mengetahui keberadaan pelaku, silakan segera laporkan kepada kami agar bisa segera dilakukan penangkapan," ujarnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP David Manurung menambahkan, identitas pelaku yang masih buron telah dikantongi penyidik berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV.
"Identitasnya sudah kami kantongi. Pelaku berinisial P dan saat ini masih dalam pengejaran," kata David.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh massa aksi. Setelah memperoleh kepastian bahwa pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan, ribuan anggota PSHT membubarkan diri secara tertib.
Rombongan meninggalkan kawasan Mapolrestabes Surabaya menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda empat dengan pengawalan aparat kepolisian. Aksi berlangsung aman tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun bentrokan.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Aksi Damai PSHT Digelar di Surabaya, Warga Diimbau Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas
-
Terbongkar! Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya ke Jantung Afrika
-
Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Pikap KDMP Terlibat Tabrakan Beruntun dengan Bus Peziarah di Ponorogo, Begini Nasib Penumpangnya
-
Madura United Pulangkan Hugo Gomes, Perkuat Lini Tengah Hadapi Super League 2026/2027
-
Misteri di Balik Makam yang Dibongkar: Suami Laporkan Rahasia Gelap Staf Kejari Mojokerto ke Polisi