Tangis Vanessa Pecah Setelah Dengar Vonis Hakim

Agung Sandy Lesmana
Tangis Vanessa Pecah Setelah Dengar Vonis Hakim
Vanessa Angel menangis setelah mendengar vonis hakim PN Surabaya. (Suara.com/Achmad Ali).

"Dia sebenarnya kecewa tapi akhirnya menerima putusan hakim,"ujar Milano Lubis selaku ketua tim penasehat hukum Vanessa Angel di sidang.

Suara.com - Artis Vanessa Angel tak kuasa menahan tangis di ruang persidangan. Tangisan itu pecah setelah Vanessa mendengar amar putusan yang dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Dwi Purwadi terkait kasus prostitusi online.

Dalam sidang pembacaan putusan pada Rabu (26/6/2019), Vanessa divonis lima bulan penjara lantaran terbukti bersalah atas kasus yang menimpanya.

Berkali-kali bintang film televisi (FTV) itu berusaha mengusap air mata yang menetes dari kedua matanya. Namun air matanya terus saja memaksa mengalir hingga membasahi pipinya.

Vanessa Angel menangis setelah mendengar vonis hakim PN Surabaya. (Suara.com/Achmad Ali).
Vanessa Angel menangis setelah mendengar vonis hakim PN Surabaya. (Suara.com/Achmad Ali).

Tak kuasa dengan tangisan Vanessa Angel, sejumlah tim penasehat hukumnya terlihat memeluk tubuh artis FTV tersebut.

"Dia sebenarnya kecewa tapi akhirnya menerima putusan hakim,"ujar Milano Lubis selaku ketua tim penasehat hukum Vanessa Angel di sidang.

Vanessa Angel menangis setelah mendengar vonis hakim PN Surabaya. (Suara.com/Achmad Ali).
Vanessa Angel menangis setelah mendengar vonis hakim PN Surabaya. (Suara.com/Achmad Ali).

Terkait pidana kurungan itu, Vanessa mengaku tak keberatan dengan vonis yang dijatuhkan hakim.

"Saya menerima majelis hakim," kata Vanessa Angel lirih.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan yang diberikan jaksa penuntut umum, yakni hukuman 6 bulan penjara.

Untuk diketahui, Majelis hakim yang diketuai Dwi Purwadi menjatuhkan vonis bersalah kepada Vanessa Angel dan mengganjar hukuman 5 bulan penjara.

Vanessa Angel dinyatakan terbukti melanggar Pasal 27 ayat (1) UU ITE lantaran telah mendistribusikan dokumen elektronik yang bernuansa konten asusila.

Kontributor : Achmad Ali

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS