Tak Disangka, Nasib Tukang Sapu Nyambi Dagang Cilok Bisa Naik Haji

Dan akhirnya berlabuh pada dua bidang pekerjaan, yakni sebagai pasukan kuning pemkab dan penjual cilok.

Agung Sandy Lesmana
Kamis, 11 Juli 2019 | 21:31 WIB
Tak Disangka, Nasib Tukang Sapu Nyambi Dagang Cilok Bisa Naik Haji
Harsono, warga Jember, Jatim bisa naik haji dari penghasilan menyapu dan dagang cilok. (Suara.com/Agung Kurniawan).

SuaraJatim.id - Nasib manusia memang tidak bisa ditebak, akan tetapi manusia hanya ditugaskan agar berusaha sekuat tenaga. Siapa sangka seorang yang berprofesi sebagai petugas kebersihan di lingkungan pemerintah kabupaten dan penjual cilok di pinggir jalan bisa menunaikan rukun islam yang kelima, yakni haji.

Harsono, mengaku keinginan untuk menunaikan ibadah haji tersebut sudah tertanam sejak tahun 1990, yang pada waktu itu masih berprofesi sebagai petugas kebersihan.

Hingga kemudian pada tahun berikutnya, Harsono juga merangkap pekerjaan sebagai tukang becak. Dan akhirnya berlabuh pada dua bidang pekerjaan, yakni sebagai pasukan kuning pemkab dan penjual cilok.

Harsono, warga Jember, Jatim bisa naik haji dari penghasilan menyapu dan dagang cilok. (Suara.com/Agung Kurniawan).
Harsono, warga Jember, Jatim bisa naik haji dari penghasilan menyapu dan dagang cilok. (Suara.com/Agung Kurniawan).

"Kalau saya nabung itu mulai tahun 90-an. Karena waktu itu sudah ada kemauan untuk naik haji. Kadang Rp 15 ribu, Rp 20 ribu , Rp 30 ribu per hari, enggak tentu nabungnya. Alhamdulillah pada tahun 2011 sudah dapat kursi. Dan akhirnya tahun 2019 ini sudah bisa berangkat. Berangkat sama istri," kata Harsono saat ditemui di rumahnya, Jalan Danau Toba Nomor 71, Jember,  Jawa Timur, Kamis (11/7/2019).

Baca Juga:Kisah Nenek Maryani: Naik Haji karena Barang Rongsokan

Ia juga menambahkan, tabungannya itu berasal dari semua pekerjaan yang ia tekuni sejak tahun 1990. Oleh sebab itu, ia tak henti-hentinya mengucapkan kalimat syukur kepada sang pencipta. Karena perjuangannya untuk sampai pada titik ini, tidaklah mudah.

"Untuk masyarakat yang masih sehat dan kemampuan untuk mengais rezeki, jangan lupa sisihkan untuk naik haji. Karena haji itu sesuatu kemuliaan. Yakin, asalkan ada kemauan yang kuat. Insyallah bisa tercapai," kata dia.

Untuk diketahui, ternyata dari hasil dua pekerjaan yang dijalaninya tersebut, Harsono pelan-pelan menginvestasikan hartanya dengan membeli 2 apartemen, 2 Ha tanah, dan membuat 35 kamar kos-kosan. Dan kini harsono mempunyai lebih dari 3 rumah.

Kontributor : Agung Kurniawan

Baca Juga:Kumpulkan Uang Sejak 2004, Penarik Becak Ini Bisa Ajak Istri Naik Haji

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak