Indeks Terpopuler News Lifestyle

3 Korban Tewas Kapal KM Santika Nusantara Terbakar Diserahkan ke Keluarga

Dwi Bowo Raharjo Minggu, 25 Agustus 2019 | 20:15 WIB

3 Korban Tewas Kapal KM Santika Nusantara Terbakar Diserahkan ke Keluarga
Proses pengembalian jenazah KM Santika Nusantara di RS Bhayangkara Polda Jatim. (Foto Dok. Polisi).

Dua korban adalah ABK dan satu lagi warga Blora Jawa Tengah.

SuaraJatim.id - Tiga korban meninggal akibat terbakarnya KM Santika Nusantara rute Surabaya-Balikpapan di wilayah Perairan Masalembu Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur telah diserahkan ke pihak keluarga.

"Sudah dikembalikan ke keluargannya hari ini, Minggu (25/8/2019) setelah dilakukan identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim," jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Minggu (25/8/2019) malam.

Frans menerangkan, identitas tiga korban meninggal adalah Asfani (54) ABK, Bekti Tri S. ABK dan Wiji (44) penumpang asal Blora, Jawa Tengah.

"Tiga korban yang meninggal teridentifikasi, dua korban adalah ABK dan satu lagi warga Blora Jawa Tengah," terangnya.

Frans Barung mengakatakan, hasil evakuasi yang dilakukan beberapa kapal menyebutkan, total penumpang KM Santika Nusantara berjumlah 308 orang termasuk ABK.

"Yang mengevakuasi ada KM Spill Citra, KM Dharma Fery 7, KM Cundamani dan KM Putra Tunggal 8. Total yang dievakuasi berjumlah 308 orang termasuk yang meninggal," kata dia.

Evakuasi KM Santika Nusantara terbakar di wilayah perairan Masalembu Sumenep, Madura, Jawa Timur. (dok SAR)
Evakuasi KM Santika Nusantara terbakar di wilayah perairan Masalembu Sumenep, Madura, Jawa Timur. (dok SAR)

Diberitakan sebelumnya, Kapal Motor (KM) Santika Nusantara rute Surabaya-Balikpapan di wilayah Perairan Masalembu Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Kamis (22/08/2019) malam menyebabkan tiga penumpang meninggal dunia.

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Masalembu, Taufiqurrahman yang menyatakan tiga korban ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/08/2019) siang.

"Tiga orang yang ditemukan meninggal dunia," katanya singkat kepada wartawan.

Senada dengan Taufiqurrahman, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abdul Rahman Riadi mengemukakan ketiga korban yang meninggal tersebut hingga kini masih dilakukan identifikasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait