Indeks Terpopuler News Lifestyle

Rewang, Startup Asli Jatim Tawarkan Solusi Mencari Pekerja Rumah Tangga

Pebriansyah Ariefana Minggu, 09 Agustus 2020 | 16:05 WIB

Rewang, Startup Asli Jatim Tawarkan Solusi Mencari Pekerja Rumah Tangga
Rewang

Menghindari makelar.

SuaraJatim.id - Mempermudah masyarakat Surabaya mencari asisten rumah tangga (ART), sekumpulan pengusaha muda ini meluncurkan aplikasi untuk mempertemukan ART dengan para pencari jasa, melalui aplikasi Rewang Indonesia.

Co-Founder PT Jasapedia Universal Indonesia, Alex Candra, timnya sengaja memunculkan aplikasi ini, agar mempermudah pencari tenaga kerja ART, Sopir, dan Suster yang terpercaya.

"Startup asal Surabaya ini diluncurkan dengan tujuan dapat membantu dan menjawab keluhan banyak masyarakat yang kesulitan mencari ART. Apalagi, kekhawatiran adanya makelar yang memberikan tarif tinggi bisa terhapus," ujarnya pada SuaraJatim.id, Minggu (9/8/2020).

Alasan Alex menggunakan nama Rewang sendiri, dikarenakan dirinya ingin memberikan bantuan pada masyarakat yang mencari tenaga kerja, dan mempermudah pekerja mendapatkan lapangan pekerjaan.

"Rewang sendiri adalah bahasa Jawa, yang kalau di Indonesiakan adalah membantu. Jadi kami ingin berikan kemudahan masyarakat untuk mendapatkan bantuan Asisten Rumah Tangga yang handal dan terpercaya, kami meluncurkan aplikasi jasa bernama REWANG Indonesia," imbuhnya.

Ia juga menambahkan ada salah satu platform penyedia jasa, memutus kerjasama terhadap jasa pembersih rumah, sehingga menurut Alex, banyak pengangguran yang hanya mempunyai kemampuan tersebut.

"Apalagi, baru-baru ini salah satu perusahaan platform jasa memutus kerjasama terhadap jasa pembersih rumah. Otomatis, akan menambah angka pengangguran," ungkapnya.

Menurut Alex, Rewang ini aplikasi pertama yang mempertemukan antara pencari jasa dan tenaga kerja di Indonesia. Ia berharap, aplikasi ini bisa menyebar ke seluruh Indonesia.

"Semoga, aplikasi Rewang ini mampu menjadi unicorn startup pertama dari Surabaya. Serta, mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19," ucapnya.

Saat ini, aplikasi ini hanya bisa dipergunakan di Surabaya Raya saja, karena untuk daerah lain, belum ada tersedia kantor penunjang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait