facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Murid, Guru Hingga Gedung Sekolah di Surabaya Akan Diperiksa Sebelum Dibuka

Pebriansyah Ariefana Selasa, 18 Agustus 2020 | 21:13 WIB

Murid, Guru Hingga Gedung Sekolah di Surabaya Akan Diperiksa Sebelum Dibuka
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo. (Suara.com/Dimas)

Saat ini pemkot terus melakukan kajian-kajian sebelum memulai PBM di sekolah, terlebih lagi sekolah tatap muka.

Meski begitu, mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya ini memastikan, bahwa Pemkot Surabaya telah menyiapkan proses pembelajaran sedemikian rupa agar kualitas pendidikan di Surabaya bisa maju, serta karakter anak-anak terbangun. Salah satunya dengan menerapkan berbagai variasi pada proses pembelajaran daring.

"Ini adalah opsi untuk memperkaya supaya anak-anak kita ini tidak jenuh salah satunya. Nah, kalau nanti belajar di sekolah dimulai dan kalau ada anak (murid) yang tidak sehat, maka dia tidak perlu datang ke sekolah, anak itu bisa tetap mengikuti sekolah melalui daring," terang dia.

Menurutnya, hal ini tak hanya berlaku bagi murid, melainkan gurunya pula. Bagi para guru yang memiliki komorbid atau dalam kondisi hamil, maka dia juga tidak perlu datang mengajar ke sekolah. Guru tersebut dapat mengajar melalui daring.

"Jadi sebelum memulai sekolah tatap muka itu persyaratannya begitu ketat. Sehingga semuanya nanti tidak ada yang disalahkan, karena berdasarkan dengan kajian ilmiah," pungkasnya.

Baca Juga: Obat COVID-19 Buatan UNAIR Bikin 90 Persen Virus Corona Rontok

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait