Selain itu, dia juga mengemukakn tingkat kepuasan warga Jember terhadap kinerja Bupati Faida hanya sekitar 40 persen.
Lebih jauh, Baihaqi juga mengemukakan, tidak secara otomatis jika ada lebih dari dua calon bupati, maka petahana akan menang.
“Bahkan kalau seandainya terjadi empat calon, peluang Faida kalah itu lebih besar,” katanya.
Berdasar pada survei terakhir Arci, Hendy Siswanto berada posisi kedua dengan tingkat elektabilitas 24,92 persen. Namun dia juga mengatakan, jumlah pemilih Hendy cenderung stagnan dan tidak meningkat.
Baca Juga:11 Parpol Pemilik Kursi DPRD Jember Siap Keroyok Bupati Faida di Pilkada
“Yang sangat menarik Pak Djoko Susanto. Awalnya sekitar 10 persen, tapi kemudian elektabilitasnya 23,48 persen,” katanya.
Dengan demikian, Baihaqi menyatakan, ada tiga calon bupati yang bersaing ketat, yakni Faida, Hendy Siswanto, dan Djoko Susanto.
“(Disparitas elektabilitas mereka) sangat tipis, masih dalam rentang margin error. Kami melakukan survei terhadap 400 persen, dengan margin error lima persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen,” katanya.