Ilmuan Pindai 10 Juta Bintang Untuk Cari Jejak Alien, Hasilnya?

Keberadaan makhluk luar angkasa (alien) memang masih menjadi teka-teki.

Muhammad Taufiq
Rabu, 09 September 2020 | 13:26 WIB
Ilmuan Pindai 10 Juta Bintang Untuk Cari Jejak Alien, Hasilnya?
Ilustrasi alien (Shutterstock).

SuaraJatim.id - Keberadaan makhluk luar angkasa (alien) memang masih menjadi teka-teki. Para Ilmuan, khususnya astronom berlomba-lomba mencari dan berusaha memastikan keberadaan makhluk tersebut.

Beberapa waktu lalu misalnya, para astronom memindai lebih dari 10 juta bintang untuk mencari tanda-tanda keberadaan alien. Hasilnya? Mereka belum menemukan jejak-jejak teknologi makhluk di luar bumi tersebut.

Penelitian yang diterbitkan dalam Publications of the Astronomical Society of Australia merinci pencarian kecerdasan luar angkasa (SETI) menggunakan Murchison Widefield Array (MWA) atau kumpulan 4.096 antena yang ditanam di tanah merah Australia Barat. Alat itu untuk mendeteksi sinyal radio dari luar angkasa.

"Itu adalah antena kecil seperti laba-laba yang duduk di tanah," kata Chenoa Tremblay, salah satu penulis penelitian dan astrofisikawan di CSIRO, seperti dikutip CNET, Rabu (9/9/2020).

Baca Juga:Gubernur Jatim Beri Sanksi Bupati Jember: 6 Bulan Hak Keuangan Tak Dibayar

Tremblay dan rekan penulis Stephen Tingay dari International Centre for Radio Astronomy Research, menggunakan MWA untuk mendengarkan "tanda teknologi" atau bukti teknologi alien di sebagian langit di sekitar konstelasi Vela.

Tremblay mengatakan, kawasan ini menarik secara ilmiah karena sejumlah besar bintang telah meledak dan mati, menciptakan kondisi ideal untuk pembentukan bintang baru.

Para ilmuwan mencoba mendengarkan suara "ping" seperti yang dihasilkan oleh alarm mobil. Dengan menganalisis hal itu, para ahli bisa mengetahui sinyal radio dari luar angkasa berasal dari peradaban alien.

Namun, setelah mendengarkan wilayah Vela selama 17 jam, tidak ada sinyal yang terdeteksi. Sementara survei tersebut justru mampu menangkap lebih dari 10,3 juta bintang dan berisi enam planet ekstra surya yang diketahui.

Tim ahli menyebut itu seperti mencoba menemukan sesuatu di lautan tetapi dengan dasar pengetahuan yang lemah. "Mencari tanda teknologi berarti menganggap bahwa ada peradaban memiliki teknologi yang mirip dengan kita," kata Tremblay.

Baca Juga:Jatim Teratas di Kasus Kematian Akibat Covid-19, Jateng Posisi Kedua

Kehidupan yang cerdas mungkin tidak mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi melalui sinyal radio. Di sisi lain, para ahli menerbitkan sebuah "terobosan" pada 2 September yang dapat membantu mempersempit pencarian kehidupan cerdas di Bimasakti.

Para astronom dari University of Manchestor dan kolaborasi Breakthrough Listen, menganalisis ulang data dan menempatkan batasan baru pada transmisi radio yang berasal dari dalam Bimasakti.

Batasan baru membantu para astronom menentukan dengan lebih jelas di mana para ahli harus mendengarkan. Data baru mengklaim bahwa kurang dari 0,04 persen sistem bintang dapat menampung peradaban alien dengan teknologi yang dapat dideteksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak