Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nenek Patmi Istirahat di Kolong Truk, Tidur Tak Bangun-Bangun Ternyata...

Muhammad Taufiq Rabu, 23 September 2020 | 10:12 WIB

Nenek Patmi Istirahat di Kolong Truk, Tidur Tak Bangun-Bangun Ternyata...
Nenek Patmi saat dievakuasi dari kolong truk (Foto: beritajatim)

Nenek Patmi merupakan buruh di gudang jagung di kawasan Tuban, Jawa Timur

SuaraJatim.id - Kasihan nian nenek Patmi ini. Diusianya yang ke 79 tahun masih harus bekerja memenuhi kebutuhannya sebagai buruh di gudang jagung Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Nenek ini meninggal saat jam istirahat di kolong truk yang rusak, Selasa (22/09/2020). Warga Desa Walutengah, Kecamata Kerek, Kabupaten Tuban tersebut sebelumnya memang mengeluh sakit.

Kejadian itu berawal saat Patmi berangkat bekerja di gudang tersebut sejak pagi bersama dengan puluhan pekerja lainnya. Selanjutnya saat saing, para pekerja di gudang jagung itu beristirahat dengan mencari tempat teduh, termasuk korban yang bertugas untuk membersihkan bonggol jagung yang selesai diselep.

"Saat jam istirahat korban beristirahat di bawah truk yang sedang parkir. Di bawah kendaraan itu korban bersama dengan 6 teman-temannya," kata Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Yoan Septi Hendri, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.

Setelah jam istirahat selesai, beberapa teman korban bangun untuk kembali bekerja. Namun pada waktu itu Patmi yang sudah berusia lanjut tak kunjung bangun. Teman-temannya kemudian berusaha membangunkannya.

"Saat dibangunkan korban tidak merespon. Kemudian para saksi berteriak meminta tolong. Dan kemudian kejadian itu dilaporkan ke polisi," katanya.

Sementara itu, petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban yang mendapatkan laporan itu langsung mendatangi lokasi kejadian perkara untuk melakukan olah TKP. Setelah dilakukan pemeriksaan dan proses identifikasi jenazah korban dievakuasi dari lokasi kejadian itu.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat mengeluh kalau kepalanya pusing dan perut mual. Diduga korban meninggal akibat sakit jantung atau darah tinggi. Karena memang korban mempunyai riwayat menjadi pasien di Puskesmas Gaji, Kecamatan Kerek," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait