alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Isu Gengster ABG Tanggung Surabaya Tawuran Live di IG Hebohkan Warga

Muhammad Taufiq Jum'at, 27 November 2020 | 15:11 WIB

Isu Gengster ABG Tanggung Surabaya Tawuran Live di IG Hebohkan Warga
Isu gengster kumpulan ABG tanggung bikin gaduh Surabaya (Instagram)

live tawuran di IG ini hanya bisa disaksikan secara langsung oleh follower IG yang jumlahnya sampai ribuan, belasan hinggga puluhan ribu pengikut.

SuaraJatim.id - Beberapa hari ini Surabaya diramaikan isu gengster anak-anak muda yang tawuran dengan cara di-live-kan di Instagram. Mereka menyiarkan langsung tawuran dengan mengacung-acungkan senjata tajam.

Dikutip dari beritajatim.com, media jejaring suara.com, live tawuran di IG ini hanya bisa disaksikan secara langsung oleh follower IG yang jumlahnya sampai ribuan, belasan hinggga puluhan ribu pengikut.

Seperti diucapkan Japran (19) bukan nama sebenarnya, ia mengaku sudah melihat beberapa kali akun instagram BRT378_ live saat bentrok. Bahkan usai live, video juga terunggah di story maupun postingan IG mereka.

"Saya ikuti akun itu (Instagram.red) sudah dua bulan lebih mungkin. Ada live bentrokan beberapa kali tapi saya lupa dimana tempat bentroknya," katanya kepada beritajatim.com, Kamis (26/11/2020).

Baca Juga: Wali Kota Risma Mau Dihancurkan, Emak-Emak Surabaya Turun Membela

Selain akun IG brt378_ ada juga akun official.allstarsoerabaja, warbuk59official, officialkpjawara, bhakart1988, surabayaallstar, allbase207official, dan bahkan banyak akun pemuda diduga gengster anarki dari Bekasi, Bandung dan Jakarta turut nimbrung saling memanasi dalam komentar.

"Miris kalau lihat akun IG yang anarki dan kayak dibiarkan saja sama petugas. Soalnya akun IG ini sudah lama dan postingan ada yang sudah setahun juga," katanya.

Sementara itu AKBP Ganis Setyaningrum, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menepis adanya pembiaran ini. Menurutnya, semua kasus kriminal akan ditindak tegas tanpa terkecuali.

Meski memberikan balasan melalui whatapp, AKBP Ganis mengaku belum bisa dihubungi untuk menjelaskan secara detail.

"Sebentar mas saya masih sama pimpinan. Tidak ada pembiaran. Kita tindak tegas. Jika masyarakat tahu segera laporkan," ujarnya.

Baca Juga: Ribuan Polisi, TNI sampai Linmas Disiagakan Kawal Pilkada Serentak di Jatim

Sementara saat ditanya keberadaan grup Instagram dan whatapp, pihaknya akan melakukan pengecekan segera. "Kami cek, maaf sedang ada arahan dari pimpinan," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait