8 Daerah Jatim Masuk Zona Merah, Pelajaran Tatap Muka Januari Ini Ditunda

Kasus Covid-19 di Jawa Timur semakin meningkat, terbaru sebanyak delapan daerah menjadi zona merah.

Muhammad Taufiq
Jum'at, 01 Januari 2021 | 17:23 WIB
8 Daerah Jatim Masuk Zona Merah, Pelajaran Tatap Muka Januari Ini Ditunda
Ilustrasi pendidikan tatap muka. [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

SuaraJatim.id - Kasus Covid-19 di Jawa Timur semakin meningkat, terbaru sebanyak delapan daerah menjadi zona merah. Akibatnya, rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dibuka pada Januari 201 ini terpaksa ditunda.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim wilayah Surabaya-Sidoarjo, Lutfi Isa Anshori, mengatakan cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Surabaya-Sidoarjo masih menunggu petunjuk teknis dan kebijakan dari kota/kabupaten.

"Karena kebijakan tersebut diserahkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada pemerintah kabupaten atau pemerintah kota masing-masing wilayah," ujar Lutfi, Jumat (01/01/2021).

Karena masih menunggi juknis diterbitkan, maka pembelajaran masih memberlakukan jarak jauh dengan daring. Tujuannya pun untuk mencegah penyebaran Covid-19. Di sisi lain apabila pembelajaran secara tetap muka dikhawatirkan akan memiliki risiko.

Baca Juga:Di Instagram, Gubernur Jatim Pastikan Wabup Pamekasan Meninggal Sebab Covid

"Pembelajaran daring ini sudah dikoordinasikan dengan kepala sekolah masing-masing. Kebijakan daring juga berlaku bagi sekolah yang telah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka," katanya.

Sementara bagi siswa SMK yang seharusnya praktik kerja industri (prakerin) telah diusulkan oleh Kemendikbud untuk melakukan project work. Pasalnya, jika dipaksakan dan wilayah yang digunakan prakerin masuk dalam zona merah akan menimbulkan permasalahan.

"Sekolah bisa memberi tugas yang sesuai kompetensinya, karena situasi yang tidak normal ini," ucapnya.

"Untuk bentuknya nanti akan diserahkan ke sekolah masing-masing. Yang jelas akan disesuaikan dengan program keahlian. Kalau dulu ada istilah project work. Mungkin bisa menggandeng UMKM," ujarnya.

Lutfi menjelaskan bahwa project work tak jauh berbrfa dengan prakerin. Hanya saja, ketika prakerin siswa diasah kompetensi dan keahliannya sesuai kebutuhan industri. Sedangkan project work penekanannya lebih ke arah berwirausaha atau menghasilkan sebuah produk.

Baca Juga:Sejumlah Wilayah Jatim Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Malam Hari

"Kalau untuk waktunya akan disesuaikan dengan project work masing-masing. Kalau prakerin kan sekitar 6 bulanan," katanya.

Kontributor : Arry Saputra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak