145 RS Covid Jatim Hampir Penuh, Tambah Bed Percuma Jika Tak Patuh Prokes

Kapasitas ruang isolasi dan ICU khusus pasien Covid-19 di 145 rumah sakit rujukan di seluruh Provinsi Jawa Timur hampir penuh.

Muhammad Taufiq
Rabu, 06 Januari 2021 | 12:49 WIB
145 RS Covid Jatim Hampir Penuh, Tambah Bed Percuma Jika Tak Patuh Prokes
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

SuaraJatim.id - Kapasitas ruang sisolasi 145 Rumah Sakit Covid-19 di seluruh Provinsi Jawa Timur hampir penuh. Bahkan, kapasitas pasien atau bed occupancy rate (BOR) nya saat ini mencapai 70 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, Herlin Ferliana menyebut hal itu sebagai warning lantaran tingkat keterisiannya sudah di angka 70 persen. Sehingga harus ada penambahan agar tak ada penolakan pasien.

"WHO menyarankan sekitar 50 persen, kalau sudah 70 persen itu warning harus ada tambahan lagi supaya tidak menolak pasien karena penuh," ujarnya, Rabu (6/1/2021).

Herlin mengatakan Pemprov Jatim sebenarnya sudah mengambil langkah untuk menambah rumah sakit khusus pasien Covid-19. Seperti membuat Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) di Indrapura Surabaya, RSDL Malang dan mengkonversi rumah sakit paru di Jember untuk pasien terinfeksi Covid-19

Baca Juga:Dipicu Persoalan Salah Taruh Kotoran, Kakek di Jember Bacok Tetangganya

"Ada lagi yang akan kita konversikan, rumah sakit paru Surabaya juga akan kita tambah tempat tidurnya khusus untuk Covid-19," kata Herlin.

Selain itu, rumah sakit baru lainnya juga sudah disiapkan yaitu di kawasan Dungus, Madiun. Detail lokasinya berdekatan dengan RS Dungus.

"Ada lahan kosong di sana yang bisa dipakai untuk sekitar 300 bed," jelasnya.

Kendati demikian, menurut Herlin, penambahan rumah sakit rujukan dan kapasitas tempat tidur akan percuma apabila masyarakat tak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seharusnya masyarakat sudah sadar dan lebih peduli untuk melalukan pencegahan.

Sosialisasi tak henti-hentinya dilakukan untuk melakukan pencegahan dengan memakai masker di tempat umum, menghindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan.

Baca Juga:Duhh! Kaki Nelayan Situbondo Putus di Lautan Tergilas Mesin Jaring Ikan

"Karena itu kami berharap kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan hindari kerumunan," imbaunya.

Kontributor : Arry Saputra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini