Bahaya! Tempat Tidur RS Covid-19 di Jakarta Nyaris Penuh

Semakin tinggi peningkatan kasus positif Covid-19, maka akan berdampak pada keterisian tempat tidur di fasilitas kesehatan, kata Wiku.

Erick Tanjung | Ummi Hadyah Saleh
Selasa, 12 Januari 2021 | 22:30 WIB
Bahaya! Tempat Tidur RS Covid-19 di Jakarta Nyaris Penuh
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (istimewa).

"Tidak selayaknya kita kehilangan tenaga kesehatan akibat dari kelalaian kita," kata Wiku.

Karena itu kata Wiku, untuk menanggulangi pandemi pemerintah dan masyarakat wajib melindungi tenaga kesehatan dengan mencegah penularan lewat disiplin protokol kesehatan.

Wiku menambahkan, sesuai arahan Menteri Kesehatan sebagai bentuk upaya antisipasi lonjakan kebutuhan tempat tidur, perlu adanya kerjasama pihak rumah sakit untuk bersedia mengalihfungsikan fasilitas yang tersedia untuk layanan covid-19 untuk sementara waktu. Selain itu, pemerintah mencanangkan perluasan jumlah tenaga kesehatan melalui pemangkasan prasyarat kepemilikan Surat Tanda Registrasi (STR).

Hal tersebut untuk melakukan praktek demi menyokong ketersediaan fasilitas dengan SDM yang mencukupi juga pemenuhan kebutuhan obat dan terapi Covid-19.

Baca Juga:8.250 SDM Faskes Sleman Terdata Jadi Calon Penerima Vaksin COVID-19

Tidak hanya upaya antisipatif di bagian hilir saja dalam penanganan pandemi covid 19, tetapi juga antisipasi di bagian hulunya.

"Oleh karena itu saya meminta kepada pimpinan daerah untuk melakukan pengawasan dan penegakan disiplin terhadap penerapan protokol kesehatan 3 m. Juga pengawasan terhadap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini