alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Duh! Pasutri di Surabaya Ini 'Didik' Anaknya Jadi Pencopet di Pasar

Muhammad Taufiq Senin, 01 Februari 2021 | 10:16 WIB

Duh! Pasutri di Surabaya Ini 'Didik' Anaknya Jadi Pencopet di Pasar
Ilustrasi copet. (Shutterstock)

Sebanyak empat pencopet ditangkap polisi Surabaya karena mencopet di Pasar Turi. Ironis, tiga dari empat pelaku ternyata masih satu keluarga; bapak, ibu dan anaknya.

SuaraJatim.id - Sebanyak empat pencopet ditangkap polisi Surabaya karena mencopet di Pasar Turi. Ironis, tiga dari empat pelaku ternyata masih satu keluarga; bapak, ibu dan anaknya.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana, mengatakan dalam aksinya mereka berbagi tugas. Ada yang bertugas mengamankan, sebagai sopir, pengalih konsentrasi dan eksekutor.

"Tiga orang pelaku masih satu keluarga. Sedangkan satu orang yakni Sri Wardani adalah orang lain yang diajak mencopet. Sedangkan yang satu keluarga adalah untuk tiga pelaku yang satu keluarga yakni Ryo, Ari dan Ori," kata Rizky seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (01/02/2021).

Rizky melanjutkan, keempat pencopet tersebut kini diamankan oleh kepolisian setempat, Minggu (24/1/2021). Mereka dibekuk setelah beraksi di pasar kaget di kawasan Tugu Pahlawan.

Baca Juga: Keluarga Pencopet di Surabaya Diciduk Polisi

Kepada petugas mereka mengaku sudah beraksi beberapa kali. Mereka beraksi selalu mencari tempat ramai, semisal di Pasar Turi dan Jembatan Merah Plaza.

"Tiga pelaku merupakan warga Darmo Permai. Satu lagi tinggal di kawasan Oro-oro Surabaya. Kini masih dalam proses penyelidikan, belum diketahui untuk para pelaku ini mencuri ponsel," lanjutnya.

Arief merinci identitas dan peran masing-masing pelaku, Rio Didik Agus sebagai pengawasan dan sopir, Ary yuana (46) sebagai pengalih konsentrasi korban, Sri wardhani (40) sebagai pengambil atau eksekutor. Sedangkan Ori Ramadhan Tiko (27) merupakan pembawa barang bukti.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait