Sering Singgung Agama Lain, Yahya Waloni: Kok Ente Pada Marah?

Nama pendakwah Ustaz Yahya Waloni akhir-akhir ini sering dibicarakan publik. Ia dikenal kontroversial dalam menyampaikan materi-materi dakwahnya.

Muhammad Taufiq
Rabu, 17 Maret 2021 | 16:18 WIB
Sering Singgung Agama Lain, Yahya Waloni: Kok Ente Pada Marah?
Ustadz Yahya Waloni

SuaraJatim.id - Nama pendakwah Ustaz Yahya Waloni akhir-akhir ini sering dibicarakan publik. Ia dikenal kontroversial dalam menyampaikan materi-materi dakwahnya. Misalnya kemarin ketika Ia menyinggung soal anjing yang menuai reaksi beragam dari publik.

Bicara soal materi dakwahnya yang dianggap kontroversial itu, baru-baru ini ada unggahan sebuah video ceramahnya di Youtube berjudul: 'Kenapa Kafir Marah, Saya Cuma Mengatakan Apa yang Dikatakan Pendeta?' di saluran Youtube Termometer Islam.

Dalam video itu, Yahya Waloni mengutip ucapan pendeta tertentu saat bicara mengenai perbandingan agama. Hal yang sama sebenarnya kerap dia aplikasikan dalam sejumlah kesempatan.

Namun Ia mengaku heran ketika ada pihak—terutama penganut Kristen—yang tak terima dan marah terhadap materi dakwahnya. Padahal dia merasa ucapannya memiliki landasan, yakni buku dan kutipan tokoh dan sosok tertentu.

Baca Juga:Sering Sudutkan Agama Lain, Yahya Waloni: Terbongkar ya, Jadi Marah

"Saya hanya menyampaikan, kok ente pada marah sama saya? Hah, terbongkar ya sehingga marah? Harusnya lurus, atau masuk Islam, enggak usah marah," ujar Yahya Waloni, dikutip dari hops.id, jejaring media suara.com, Rabu (17/03/2021).

Itulah mengapa, Yahya Waloni mengira, mereka yang kesal sebenarnya hanya terpojok lantaran aib agamanya berhasil dia bongkar. Di sisi lain, Yahya mengatakan kalau hanya Islam dan kitabnya yang patut dipercaya. Sebab, berbagai pertanyaan seputar dunia dan akhirat hanya bisa ditemukan di Alquran, bukan kitab lainnya.

Namun demikian, mempelajari Alquran bukan perkara mudah. Perlu waktu panjang untuk memahami isinya. Maka, ketimbang pusing-pusing, dia menyarankan pemeluk agama lain untuk 'menyerah' dan berlabuh ke pelukan Islam.

"Sudahlah, pulang sajalah, menyerah, dan masuk Islam!" kata Yahya.

Emoh Disebut Mualaf, Tapi Mukhtadin

Baca Juga:Diguyur Hujan Saat Ceramah, Ustaz Yahya: Itu Tanda-tanda Saya MasyaAllah

Diketahui, Ustaz Yahya Waloni merupakan penceramah kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 50 tahun silam. Dia mengaku bahwa dirinya merupakan mantan pendeta sebelum akhirnya memeluk agama Islam.

Dilansir dari RRI, dia memiliki nama lahir Yopie Waloni. Namun, dia kemudian menggantinya menjadi Muhammad Yahya Waloni

Kendati demikian, Yahya Waloni lebih senang disebut mukhtadin ketimbang mualaf. Sebab, dalam bahasa Arab, kata mualaf memiliki arti 'orang yang dibujuk hatinya'. Sementara dia mengaku tak dibujuk, melainkan mendapat petunjuk Illahi.

"Ya, saya seorang mukhtadin. Saya sengaja tidak mengatakan kata mualaf. Kenapa? Karena mualaf dalam Kamus Bahasa Arab adalah orang yang dibujuk hatinya," ujarnya.

"Saya bukan mualaf. Mayyahdillah fahuwal mukhtadin. Wamayudhli fa ula ikahumul khasirun. Barang siapa kata Allah yang diberi petunjuk maka dia adalah orang-orang yang mendapat petunjuk Al-mukhtadin."

"Karena saya dan istri bersama tiga orang anak tidak ada yang bujuk, maka Saya menolak kata muallaf. Saya bukan mualaf, Saya mukhtadin," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini