alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Curi Start Sebelum Larangan Mudik, TKI Asal Lamongan Pulang Kampung Duluan

Chandra Iswinarno Selasa, 20 April 2021 | 17:33 WIB

Curi Start Sebelum Larangan Mudik, TKI Asal Lamongan Pulang Kampung Duluan
Ilustrasi TKI. [Antara]

Pemberlakuan larangan mudik bagi semua warga yang berlaku mulai 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021 membuat sejumlah TKI asal Lamongan memilih mudik duluan sebelum periode tersebut.

SuaraJatim.id - Pemberlakuan larangan mudik bagi semua warga yang berlaku mulai 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021 membuat sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lamongan memilih mudik duluan sebelum periode tersebut.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan, tercatat ada 15 TKI yang kembali ke kampung halamannya. Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Lamongan Arif Bachtiar mengemukakan, 15 TKI yang mudik tersebut terdata sejak Januari lalu.

"Data Disnakertrans Lamongan, sudah ada 15 TKI asal Lamongan yang sudah pulang kampung sejak Januari 2021 lalu. Mereka berasal dari berbagai kecamatan di Lamongan," kata Arif Bachtiar seperti dilansir TIMES Indonesia-jaringan Suara.com pada Selasa (20/4/2021).

Arif merinci, TKI asal Lamongan tersebut berasal dari Kecamatan Karang Binangun, Sukorame, Sugio, Deket, Sukodadi dan Kedungpring, masing-masing satu orang TKI. Kemudian dari Kecamatan Bluluk ada tiga orang, dan Kecamatan Kalitengah, Brondong serta Solokuro masing-masing 2 orang.

Baca Juga: Gubernur NTB Tidak Larang Mudik Lebaran 2021: Yang Penting Puasa

"Kesemuanya masih aman dan tidak terjangkit virus COVID-19 dari negara tempat mereka bekerja," ujarnya.

Dia juga menambahkan, sebelum kembali ke daerah asal, seluruh TKI tersebut dipastikan telah menjalani karantina di Wisma Atlet. Setibanya di daerah masing-masing, mereka langsung diperiksa Tim Satgas Covid-19 kabupaten dan kecamatan.

"SE (surat edaran) satgas tentang pembatasan perjalanan internasional masih berlaku, diantaranya terkait wajib PCR, karantina 5x24 jam dan usai karantina tetap tes PCR lagi," tuturnya.

Selain 15 TKI yang sudah berada di kampung halaman, Arif mengungkapkan, bakal ada sembilan TKI lainnya yang akan pulang kampung.

"Mereka sebelumnya sudah menjalani karantina dan pulang sebelum Menaker mengeluarkan kebijakan larangan mudik 2021 ke Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI)," ucapnya.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Turunkan Ego Tidak Mudik Lebaran

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait