alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diingatkan Prokes, Takmir Masjid Ini Ngegas Ceramahi Balik Polisi Surabaya

Muhammad Taufiq Jum'at, 07 Mei 2021 | 20:35 WIB

Diingatkan Prokes, Takmir Masjid Ini Ngegas Ceramahi Balik Polisi Surabaya
Kapolsek Gubeng AKP Akay Fahli diceramahi balik takmir masjid Ibrahim Surabaya [Suara.com/Dimas Angga]

Polisi Surabaya mendatangi Masjid Ibrahim di kawasan Gubeng Klingsingan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Diduga, aktivitas di masjid tersebut melanggar protokol kesehatan.

SuaraJatim.id - Polisi Surabaya mendatangi Masjid Ibrahim di kawasan Gubeng Klingsingan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Diduga, aktivitas di masjid tersebut melanggar protokol kesehatan, Jumat (07/05/2021) siang.

Kapolsek Gubeng AKP Akay Fahli datang langsung ke masjid tersebut usai Salat Jumat. Namun niat baik kapolsek justru ditanggapi berbeda takmir masjid tersebut. Si Kapolsek malah disemprot dan diceramahi balik oleh takmir masjid.

Siang itu, Akay Fahli bertanya tentang protokol kesehatan yang diterapkan pengurus masjid saat menggelar Salat Jumat. Ia sekaligus melakukan sosialisasi dan pemberitahuan agar taat protokol kesehatan.

"Maaf saya mau tanya terkait prokes yang diterapkan di sini. Saya lihat kok tidak ada prokes di sini," kata Fahli saat menemui Shoinuddin Umar, penasihat takmir masjid di sebuah ruangan, Jumat (7/5/2021).

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Surabaya, Ramadhan ke-26, Sabtu 08 Mei 2021

Tanpa babibu, penasihat takmir masjid tersebut langsung membantah hal tersebut. "Prokes yang mana pak polisi? Di sini kita pro ketuhanan yang maha Esa, ketakwaan kepada Allah," ujarnya dalam ruangannya.

"Jangan berlebihan menjaga imun malah lepas dari iman," katanya menegaskan.

"Kalau bapak polisi mau, sekali kali salat lah di Ampel. Mereka para jamaah yakin bahwa Allah yang melindungi mereka, bukan masker atau prokes," kata Umar.

Umar melanjutkan, pihaknya tidak menyuruh jamaah untuk datang ke Masjid Ibrahim. "Semua yang melakukan salat di sini dari keinginannya sendiri, bukan perintah dari kami," ujarnya.

Meski begitu, ia mengungkapkan sempat terjadi perselisihan dengan warga sekitar. Bahkan, mereka sempat menggelar aksi protes.

Baca Juga: Hari Kedua Larangan Mudik, Penumpang KA di Daop 8 Surabaya Turun Drastis

"Sebelumnya memang ada sejumlah warga di kawasan sini yang melakukan aksi di masjid ini karena salah paham. Diduga karena adanya masjid di sekitar sini yang jaraknya nyaris berdekatan," papar dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait