alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pilu! Terjerat Kemiskinan, Tiga Bersaudara di Gresik Melajang hingga Tua

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Senin, 10 Mei 2021 | 19:24 WIB

Pilu! Terjerat Kemiskinan, Tiga Bersaudara di Gresik Melajang hingga Tua
Tiga bersaudara asal Gresik, Jawa Timur yang melajang karena hidup dalam kemiskinan. [Suara.com/Amin Alamsyah]

Parahnya, ketiga bersaudara asal Gresik ini tidak mendapatkan bantuan sama sekali oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

SuaraJatim.id - Kisah tiga lansia bersaudara asal Kabupaten Gresik sungguh memilukan. Bagaimana tidak, hidup yang serba kekurangan (kemiskinan) membuat ketiganya memilih tidak menikah. Hingga usia senja, mereka kini masih berstatus lajang.

Tiga bersaudara itu adalah, Waras (71) anak tertua, kondisinya buta sejak kecil, setiap harinya tidak jauh dari tempat tidur. Lalu, saudara kedua, Hamim (59) memiliki penyakit katarak mata dan terakhir si bungsu Khodijah (52) juga mengalami katarak mata.

Karena tidak menikah, ketiganya sepakat tinggal satu atap rumah di Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik, yang merupakan satu-satunya warisan orang tua. Rumah sempit itu menjadi saksi sulitnya hidup mereka. Untuk memenuhi kebutuhan setiap harinya, keluarga ini hanya bisa mengharap bantuan dari warga dan tetangga.

Bahkan listrik yang setiap hari menerangi rumah berukuran 2X8 meter itu didapatkan dari bantuan tetangga. Tak ayal, satu listrik itu hanya bisa menerangi satu ruangan saja. Kendati demikian, tiga bersaudara itu masih bisa bersyukur.

Baca Juga: Akun Palsu Bupati Gresik Makan Korban Lagi, Ini Kasus Kedua Dialami Warga

“Iya listriknya dibantu tetangga. Kadang merasa malu harus merepotkan tetangga terus. Tapi mencukupi kebutuhan setiap hari saja masih kewalahan,” kata Hamim saudara nomor dua, kepada SuaraJatim.id, Senin (10/5/2021).

Hamim sebenarnya pernah bekerja sebagai pembuat songkok. Dia menjadi tulang punggung keluarga, mengingat sang kakak sejak kecil tidak bisa melihat sama sekali. Belakangan, dia berhenti bekerja karena kesehatannya yang selalu menurun.

“Dulu sempat bekerja sebagai pembuat songkok. Kini tidak bisa lagi. Penglihatan saya juga terganggu,” sambungnya.

Tidak hanya Hamim, saudara bungsunya Khodijah juga tidak bekerja karena kesehatannya. Ia sebelumnya bekerja sebagai tukang jahit pakaian. Karena masalah penglihatan, ia akhirnya berhenti bekerja.

“Kalau yang paling tua memang tidak bisa ngapa-ngapain karena kondisi sejak kecil memang matanya tidak bisa melihat,” terang Hamim.

Baca Juga: Pria Brewok yang Katai Pengunjung Mal Bermasker Tolol Dihukum di Liponsos

Kini kehidupan tiga bersaudara ini hanya bisa mengharap mendapatkan bantuan dari warga sekitar. Tak jarang, karena kondisi ekonomi, kata warga sekitar, keluarga ini juga kerap berpuasa. Beberapa warga yang kasihan, menyisihkan rezeki untuk mereka. Baik makanan siap saji maupun uang tunai.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait