Kasus Fadli Zon Jadi Bukti, Vaksin Tak Jamin 100 Persen Orang Bisa Bebas Covid

Vaksin Covid-19 kenyataannya tidak bisa menjamin 100 persen bahwa orang tidak akan kembali tertular. Ada banyak kasus orang kembali terpapar meskipun sudah disuntik vaksin.

Muhammad Taufiq
Selasa, 01 Juni 2021 | 14:55 WIB
Kasus Fadli Zon Jadi Bukti, Vaksin Tak Jamin 100 Persen Orang Bisa Bebas Covid
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

SuaraJatim.id - Vaksin Covid-19 kenyataannya tidak bisa menjamin 100 persen bahwa orang tidak akan kembali tertular. Ada banyak kasus orang kembali terpapar meskipun sudah disuntik vaksin.

Kasus terbaru adalah politikus Partai Gerindra Fadli Zon. Ia mengumumkan kalau dirinya terpapar Covid-19 meskipun sudah dua kali disuntik vaksin. Lalu bagaimana tanggapan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi?

Ia membenarkan bahwa vaksin tidak 100 persen melindungi dari penularan Covid-19. Oleh sebab itu Ia mengimbau masyarakat tetap disiplin terhadap protokol kesehatan.

"Vaksin tidak 100 persen melindungi kita dari penularan. Efikasi vaksin adalah 65-60 persen artinya risiko tertular tetap ada," ujar Nadia di Jakarta, dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Selasa (1/6/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Indonesia masih berada dalam kondisi pandemi. Artinya, risiko penularan Covid-19 di masyarakat tetap tinggi.

Baca Juga:Fadli Zon Positif Covid-19 Meski Telah 2 Kali Vaksin, Kok Bisa?

Meskipun telah mengikuti vaksinasi, namun tidak disiplin terhadap protokol kesehatan dan penerapan tracing, testing serta treatment tidak akan maksimal dalam mengatasi pandemi.

"Tetap patuhi protokol kesehatan jika sudah divaksin. Lalu laksanakan tracing, testing dan treatment untuk mendukung vaksinasi. Itulah langkah maksimal dalam melawan Covid-19," imbuhnya.

Seperti diketahui, kemarin (31/5/21), Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengumumkan bahwa dirinya terinfeksi Covid-19. Dia mengaku positif meski telah dua kali disuntik vaksin Covid-19 pada Maret lalu.

"Maret lalu sudah 2 kali vaksin, dan tes titer antibodi 250 (cukup baik). Covid-19 ini nyata ada," ujar Fadli, dikutip melalui akun Twitter miliknya, @fadlizon, Senin (31/5/2021).

Meski terkonfirmasi positif Covid-19, Fadli Zon dalam kondisi baik. Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menjaga jarak demi mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga:Dewi Tanjung ke Fadli Zon: Selamat Positif Covid-19 Jangan Lupa Isolasi

News

Terkini

Seorang pria asal Sidoarjo atas nama Ibnu Sandy Kurniawan (27), warga Kecamatan Tulangan harus mendapat perawatan intensif akibat luka tembak di kakinya.

News | 09:27 WIB

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menegaskan bahwa persoalan penahanan ijazah yang dialami sejumlah mantan karyawan UD Sentosa bukan lagi menjadi ranahnya.

News | 21:20 WIB

Pemkot Surabaya memastikan untuk mendampingi proses hukum dalam kasus dugaan penahanan ijazah oleh sebuah perusahaan yang beroperasi di Kota Pahlawan.

News | 21:12 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan ke salah satu rumah AA La Nyalla Mahmud Mattalitti.

News | 19:50 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah bersama dengan Kemenkes membahas program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Prodi Bedah Saraf dan Prodi Radiologi.

News | 15:02 WIB

Kejadian balon udara berisi petasan memporak-porandakan rumah warga terjadi di Tulungagung.

News | 10:08 WIB

Sidak Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ke sebuah perusahaan yang diduga menahan ijazah karyawannya berbuntut panjang.

News | 13:32 WIB

Sebanyak enam orang menjadi korban di perairan selatan Pacitan dalam dua pekan terakhir.

News | 10:46 WIB

Hujan deras yang mengguyur wilayah Pamekasan membuat sungai meluap. Akibatnya, dua kecamatan terendam.

News | 09:43 WIB

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur memperoleh tempat terhormat setelah Afrika Selatan dan Brasil. Mari dijaga bersama-sama.

News | 12:47 WIB

Penemuan dua jasad dalam kamar kos Jalan Sidosermo Indah, Kecamatan Wonocolo, Surabaya sempat bikin geger.

News | 12:05 WIB

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dilaporkan polisi buntut sidah dugaan pengusaha tahan ijazah.

News | 23:28 WIB

Aksi premanisme terjadi di Kawasan Industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER).

News | 20:20 WIB

Warga Rungkut Harapan Surabaya digegerkan penemuan mayat dengan luka mengenaskan di bagian wajah.

News | 19:49 WIB
Tampilkan lebih banyak