Uang Arisan Raib, Penjual Bubur di Sumenep Teriak Histeris: Saya Kemalingan..!

Nahas betul nasib yang menimpa Liyatun (57), warga Desa Romben Guna Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Muhammad Taufiq
Kamis, 01 Juli 2021 | 08:02 WIB
Uang Arisan Raib, Penjual Bubur di Sumenep Teriak Histeris: Saya Kemalingan..!
Nenek Liyatun warga Sumenep menunjukkan lemarinya yang dibobol maling [Foto: Suarajatimpost]

SuaraJatim.id - Nahas betul nasib yang menimpa Liyatun (57), warga Desa Romben Guna Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Uang arisannya raib dicuri orang dari lemari.

Uang Rp 13 juta bagi Liyatun yang sehari-sehari menjual bubur bukanlah nominal yang sedikit. Itu nilai yang sangat besar mengingat tidak setiap hari memegang uang sebanyak itu.

Ibu penjual bubur ini bercerita, peristiwa itu terjadi dini hari pada Selasa 29 Juni 2021. Ia bercerita, sekitar pukul 03.30 WIB terbangun untuk memasak bubur bersama dengan keponakannya bernama Norhayati (35).

"Uang itu hasil dari arisan. Saya simpan di lemari bagian laci bawah," katanya, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Rabu, (30/6/2021)

Baca Juga:Kasus Covid di Pulau Sepeken Mengganas, Sepekan 41 Warga Termasuk 12 Nakes Positif

Jumlah uang yang dicuri itu sebanyak Rp 13 juta. Rencananya, uang tersebut bakal digunakan untuk menebus perhiasan di pegadaian pagi harinya.

"Saat bangun saya gak merasa ada yang curiga. Makanya, saya langsung pergi ke dapur masak bubur," imbuh dia.

Usai masak bubur, dia langsung berangkat ke Pasar Nangger sekitar pukul 04.00 WIB usai Azan Subuh. Selanjutnya, sekitar pukul 08.00 WIB dia pulang ke rumahnya bersama keponakannya.

"Saya baru tahu pas waktu cek laci tempat menyimpan uang ada yang aneh. Soalnya, susah dibuka, terus saya coba buka dan saat itu saya kaget uang saya yang disimpan dalam dompet sudah hilang. Makanya saya teriak," bebernya.

Kemudian, saat dirinya melihat ke belakang lemari ternyata sudah bolong alias rusak. "Ini pasti maling. Saya kemalingan nak, saya kemalingan," ucapnya sembari meneteskan air mata.

Baca Juga:Pandemi Covid, Harga Cabai Rawit di Sumenep Madura Melejit

Ia menambahkan, saat kejadian, di rumah memang sepi hanya tinggal 4 penghuni yang kesemuanya adalah wanita. Yakni, dua keponakan dan satu cucu.

"Suami dan menantu dari ponakan saya kerja di laut. Nompo alako tase'. Sementara anak saya di rumah istrinya di Pamekasan, jadi gak ada laki-lakinya sama sekali," tandasnya.

Untuk diketahui, kasus ini sudah dilimpahkan ke Polsek Dungkek oleh keluarga korban pada Selasa (29/6) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB. Hal ini terlihat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) bernomor : STTLP/05/VI/POLSEK.

"Iya laporan sudah kami terima. Saya ke TKP ini sekarang," ucap Kanit Reskrim Polsek Dungkek Aipda Joko Dwi HP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak