Tulis Cuitan Ngawur Sebut Covid Tak Bahaya, Akun Anggota Dewan Ini Diblokir Twitter

Seorang anggota dewan perwakilan rakyat Amerika Serikat menulis cuitan ngawur di Twitter.

Muhammad Taufiq
Selasa, 20 Juli 2021 | 20:44 WIB
Tulis Cuitan Ngawur Sebut Covid Tak Bahaya, Akun Anggota Dewan Ini Diblokir Twitter
Ilustrasi cuitan di Twitter [Foto: Antara]

SuaraJatim.id - Seorang anggota dewan perwakilan rakyat Amerika Serikat menulis cuitan ngawur di Twitter. Ia menyebut virus corona tidak berbahaya bagi mereka yang tidak obesitas dan berusia di bawah 65 tahun.

Gara-gara cuitannya itu, akun Twitter anggota dewan dari Partai Republik bernama Marjorie Taylor Greene itu akhirnya diblokir oleh Twitter. Cuitannya itu dianggap melanggar kebijakan misinformasi COVID-19 platform media sosial tersebut.

Selain menulis cuitan tersebut, Ia juga mengatakan kalau organisasi-organisasi seharusnya tidak memaksakan vaksin dan masker yang tidak disetujui FDA (badan pengawas makan dan obat-obatan AS). Cuitan-cuitan tersebut dianggap 'menyesatkan' oleh platform tersebut.

Dikutip dari Antara, Amerika Serikat menggunakan vaksin buatan Pfizer Inc, Moderna Inc, dan Johnson & Johnson di bawah izing penggunaan darurat dari FDA. Semua vaksin itu belum disetujui sepenuhnya, namun berbagai studi telah membuktikan efektivitas vaksin-vaksin itu.

Baca Juga:Sebar Misinformasi Terkait Covid-19, Twitter Blokir Akun Anggota DPR

Presiden Amerika Serikat Joe Biden sebelumnya telah menyerukan agar perusahaan-perusahaan media sosial mengambil tindakan tegas terkait misinformasi vaksin.

"Kami mengambil langkah penegakan terhadap akun @mtgreenee terkait pelanggaran Peraturan Twitter, terutama kebijakan informasi menyesatkan COVID-19," kata seorang juru bicara Twitter dalam pernyataan melalui e-mail.

Akun Greene akan tetap terkunci selama 12 jam, menurut Twitter. Dalam sebuah pernyataan melalui Facebook Live, Greene mengatakan kalau dia telah terkunci sementara dari Twitter dan menyalahkan pemerintahan Biden atas upaya untuk mengontrol kebebasan berpendapat.

"Ingatlah, pekan lalu sekretaris pers kita mengatakan bahwa Gedung Putih berupaya untuk menghentikan penyebaran (misinformasi) karena mereka ingin lebih hati-hati dan mereka ingin tetap memegang kendali terkait informasi yang dibagikan tentang COVID-19 dan vaksin, bukankah itu mengkhawatirkan?" kata Greene.

Perwakilan dari partai Republik itu telah dihujani kritik sebelumnya atas komentar terkait pandemi. Pada Juni, dia meminta maaf usai membandingkan kewajiban memakai masker dan vaksinasi di masa COVID-19 dengan kejadian Holocaust yang menewaskan 6 juta orang Yahudi.

Baca Juga:Kisah Pilu Wanita dan Waluh Kukus, Terpaksa Makan Satu Ember Penuh Agar Tak Kecewakan Ibu

Pada Januari lalu Twitter mengunci akun Greene usai ia berdebat dengan pejabat pemilihan negara bagian terkait tuduhan penipuan pemilih. ANTARA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak