alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nenek di China Ini Dituduh Sebagai Sumber Pemicu Sebaran Varian Delta

Muhammad Taufiq Rabu, 04 Agustus 2021 | 11:09 WIB

Nenek di China Ini Dituduh Sebagai Sumber Pemicu Sebaran Varian Delta
Warga Kota Yangzhou Provinsi Jiangsu China [Foto: Antara]

Biro Keamanan Publik Kota Yangzhou Provinsi Jiangsu China mengamankan seorang nenek-nenek yang dituduh sebagai pemicu wabah Covid-19 Varian Delta, Selasa (03/08/2021).

SuaraJatim.id - Biro Keamanan Publik Kota Yangzhou Provinsi Jiangsu China mengamankan seorang nenek-nenek yang dituduh sebagai pemicu wabah Covid-19 Varian Delta, Selasa (03/08/2021).

Menurut mereka, perempuan bermarga Mao itu melanggar regulasi antipandemi dan undang-undang pencegahan penyakit menular hingga menyebabkan 94 warga setempat, termasuk adik perempuannya, terinfeksi COVID-19 varian Delta.

Si nenek, sebelum Varian Delta mewabah, melakukan perjalanan sejauh 100 kilometer dari Nanjing menuju rumah adiknya di Yangzhou tanpa melapor kepada penjaga permukiman yang dituju.

Mao meninggalkan rumahnya di Nanjing pada 21 Juli menuju Yangzhou. Otoritas lokal mengeluarkan surat pemberitahuan bahwa warganya harus melaporkan riwayat perjalanan selama 21-27 Juli.

Baca Juga: Bus Listrik Mulai Beroperasi di Bogor, Penumpang Naik Gratis Selama Satu Bulan

Namun, Mao tidak melakukannya, demikian dinyatakan Biro Keamanan Publik yang bertindak sebagai kepolisian itu.

Selama di Yangzhou, Mao mengunjungi beberapa fasilitas publik, seperti restoran, toko, klinik, komunitas permainan catur, dan pasar hingga menyebabkan penularan varian Delta.

Sekitar 64 persen kasus varian Delta di Yangzhou terkait dengan tempat-tempat itu. Demikian menurut hasil survei statistik epidemiologi yang dikutip media China.

Mulai Selasa (3/8) tengah malam, penduduk Yangzhou menjalani tes PCR. Di bawah penjagaan ketat, mereka dilarang keluar rumah agar penyebaran varian Delta tidak meluas.

Semua calon penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Yangzhou dan Stasiun Nanjing diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR.

Baca Juga: Dituduh Jadi Pemicu Virus Delta, Perempuan Lansia Diciduk Polisi

Sebelumnya, 31 provinsi di China mengeluarkan peringatan perjalanan kepada warganya untuk menghindari paparan virus varian Delta yang lebih cepat menular.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait