facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usulan Disetujui DPRD, Tahun Depan Warga Surabaya Timur Bakal Punya RSUD

Muhammad Taufiq Kamis, 07 Oktober 2021 | 10:53 WIB

Usulan Disetujui DPRD, Tahun Depan Warga Surabaya Timur Bakal Punya RSUD
RSUD Soewandi Surabaya [Foto: Antara]

Tahun depan warga Kota Surabaya Timur bakal mempunyai rumah sakit umum daerah (RSUD) sendiri. Ini setelah usulan pembangunan disepakati dalam RAPBD 2022.

SuaraJatim.id - Tahun depan warga Kota Surabaya Timur bakal mempunyai rumah sakit umum daerah (RSUD) sendiri. Ini setelah usulan pembangunan disepakati dalam RAPBD 2022.

Hal ini disampaikan anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni. Komisi A sudah mengusulkan kepada Pemkot Surabaya untuk membangun rumah sakit di wilayah Surabaya timur tersebut sejak 2020.

Usulan tersebut dimaksudkan agar terjadi pemerataan fasilitas pelayanan kesehatan di Surabaya. Hanya saja, lanjut dia, usulan untuk pembangunan RSUD di Surabaya timur baru massuk RAPBD Surabaya 2022.

Ia berharap pembangunan RSUD itu bisa mengcover rujukan warga yang berada di wilayah Surabaya Timur dan Selatan mengingat di Surabaya Pusat sudah ada RSUD Soewandhi dan RS BDH di Surabaya Barat.

Baca Juga: Diduga Kalah Judi, Mau Nabrak Kereta Tepergok Warga, Lalu di Tiang Lampu Heri Gantung Diri

"Usulan pembangunan rumah sakit di wilayah Surabaya Timur tepatnya di Gunung Anyar sudah masuk pembahasan RAPBD 2022 di rapat badan anggaran (banggar) kemarin," kata Toni, seperti dikutip dari Antara, Kamis (07/10/2021).

"RSUD ini sangat bermanfaat. Sehingga warga atau pasien tidak perlu jauh-jauh datang ke RSUD BDH dan RSUD Soewandie," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya ini.

Lebih jauh, Fathoni beranggapan, bahwa pandemi COVID-19 tidak ada yang memprediksi kapan akan berakhir.

"Kalau RSUD kawasan Surabaya Timur bisa terbangun. Mudah-mudahan itu bagian dari mitigasi risiko manakala ada varian baru yang masuk ke Indonesia, sehingga kita tidak gagap lagi seperti kemarin," katanya.

Menurutnya, itu bagian dari upaya antisipasi karena tidak mungkin pemulihan ekonomi bisa dilaksanakan selama sektor ketahanan kesehatan masih rapuh. Untuk itu, berharap APBD 2021 fokus pada upaya pembangunan ketahanan kesehatan.

Baca Juga: Said Aqil Siradj Siap Maju Ketum PBNU Ketiga Kali di Muktamar Ke-34 NU Usai Ketemu Jokowi

"Sehingga APBD bisa digunakan menggerakkan pemulihan ekonomi dan bisa selamat dari wabah pandemi tersebut," kata Fathoni.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait