alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Truk Terguling di Tulungagung, Pengendara Motor Scoopy Tewas Tertimpa Muatan Tebu

Muhammad Taufiq Senin, 11 Oktober 2021 | 13:52 WIB

Truk Terguling di Tulungagung, Pengendara Motor Scoopy Tewas Tertimpa Muatan Tebu
Truk terguling timpa pengendara motor Scoopy di Tulungagung [Foto: Antara]

Polisi masih menyelidiki peristiwa kecelakaan maut di Tulungagung Jawa Timur. Sebuah truk terguling hingga muatan tebunya menimpa seorang pemotor hingga tewas.

SuaraJatim.id - Polisi masih menyelidiki peristiwa kecelakaan maut di Tulungagung Jawa Timur. Sebuah truk terguling hingga muatan tebunya menimpa seorang pemotor hingga tewas, Minggu (10/10/2021).

Pemotor yang belum diidetifikasi namanya itu tewas seketika di lokasi kejadian. Peristiwa ini terjadi pukul 10.45 WIB di Jalan Pahlawan Kota Tulungagung.

Kecelakaan melibatkan sejumlah kendaraan, mobil Taft warna hitam nopol AE 1496 SU, bus pariwisata, truk sarat muatan tebu nopol AD 1396 PP dan sepeda motor Honda Soopy nopol AG 3975 RCK yang dikendarai korban.

"Kecelakaan ini terjadi karena truk berusaha menghindari bus yang melakukan pengereman mendadak di depannya," kata Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Dion Fitriyanto.

Baca Juga: Truk Masuk Jurang Gegara Tak Kuat Naik Tanjakan di Lahat, Satu Korban Tewas

"Sopir berusaha mengerem tapi kendaraan tidak bisa berhenti sehingga oleng dan menabrak bagian belakang bus serta motor Scoopy yang ada di depannya hingga terguling," ujarnya menandaskan.

Naas bagi pengendara Scoopy yang tertimpa muatan tebu. Korban yang diidentifikasi sebagai warga Desa Batokan, Kecamatan Ngantru ini tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala, pinggang serta sebagian tangan dan kaki.

Saat dievakuasi, pengendara motor dalam posisi tengkurap dan masih memakai helm.

Kejadian kecelakaan ini sempat membuat lalu lintas di jalan Pahlawan macet hingga dua jam.

Menurut sopir truk, sebenarnya dirinya sempat mengerem, namun tak sempat berhenti, hingga akhirnya dirinya banting setir.

Baca Juga: Gelar Pesta Ultah Mewah Saat PSBB, Kades Tulungagung Cuma Dituntut Denda Rp 12,5 Juta

"Sebenarnya sudah mengerem, namun enggak sampai," kata Arif.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait