alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tata Cara Mengerjakan Lengkap dengan Niat Sholat Tahajud

Dinar Surya Oktarini Senin, 25 Oktober 2021 | 14:37 WIB

Tata Cara Mengerjakan Lengkap dengan Niat Sholat Tahajud
Niat sholat tahajud . [Shutterstock]

Berikut niat sholat tahajud beserta tata cara mengerjakannya.

SuaraJatim.id - Salah satu sholat sunnah yang dikerjakan pada sepertiga alam setelah terjaga dari tidur yaitu sholat tahajud. Berbeda dengan sholat wajib, berikut niat sholat tahajud beserta tata cara mengerjakannya. 

Amalan Sholat tahajud disebutkan dalam Al-qur'an dapat membuat orang yang mengamalkannya diangkat ke tempat yang terpuji di mata Allah.

Nah, buat Anda yang belum tahu bacaan niatnya tapi berkeinginan melaksanakannya, silahkan hapalkan niat sholat tahajud di bawah ini.

Ilustrasi sholat, ilustrasi berdoa, ilustrasi perempuan sholat, (envato)
Niat Sholat tahajud, (envato)

"Ushallii sunnatan tahajjudi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'alla."

Baca Juga: Lengkap! Doa Setelah Sholat Tahajud dan Manfaatnya

Artinya: "Aku niat sholat sunat tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Melaksanakan Sholat Tahajud

Bagi Anda yang ingin menjalankan sholat tahajud silahkan baca tata cara melaksanakan sholat tahajud berikut ini:

  1. Membaca niat sholat tahajud seperti yang tertulis di atas.
  2. Takbiratul Ikrom seperti saat sholat lima waktu
  3. Baca alfatihah dan dilanjutkan dengan bacaan surat pendek (tidak ada tuntutan harus melafalkan surat panjang, lakukan semampu Anda)
  4. Laksanakan sholat tahajud sebanyak dua rakaat dengan dua kali sujud dan 1 kali salam.
  5. Selesai melaksanakan sholat tahajud dianjurkan untuk membaca dzikir dan doa.

Keutamaan Sholat Tahajud

Keutamaan Sholat tahajud dijelaskan dalam Sabda Rasulullah SAW, berbunyi:

Baca Juga: Lengkap dengan Artinya, Ini Macam-macam Doa Setelah Sholat

"Sholat yang paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat di tengah malam. Dan puasa yang paling utama setelah puasa bulan Ramadhan adalah puasa bulan Allah yang dimuliakan." (HR. Ahmad, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu Majah).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait