Makna dan Kandungan Surah Al-Insyirah, Penghibur Nabi Muhammad SAW Ketika Syiar Islam

Berikut bunyi Surah Al-Insyirah beserta cara membaca dan artinya.

Risna Halidi
Selasa, 16 November 2021 | 19:30 WIB
Makna dan Kandungan Surah Al-Insyirah, Penghibur Nabi Muhammad SAW Ketika Syiar Islam
Ilustrasi Membaca Al-Qur'an. (Pexels)

SuaraJatim.id - Surah Al-Insyirah juga dikenal dengan Surah Alam Nasyrah, mengacu pada bunyi ayat pertama surat tersebut. Surat ini berisi 8 ayat dan termasuk dalam kategori surah Makkiyah, serta diturunkan sesudah Surah Adh-Dhuha.

Karena pendek, Surah Al-Insyirah sering dibaca pada waktu sholat dan merupakan surah yang banyak dihafal orang, khususnya anak-anak.

Berikut bunyi Surah Al-Insyirah beserta cara membaca dan artinya.

1. “Alam nasyrah laka sadrak”
Artinya: Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)?

Baca Juga:Masya Allah Khasiat Baca Surah Al Fil Setelah Sholat Subuh dan Rutin Diamalkan

2. “Wa wada’na ‘anka-wizrak”
Artinya: dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu

3. “Alladzi an-qada dzahrak”
Artinya: yang memberatkan punggungmu,

4. “Wa rafa’na laka dzikrak”
Artinya: dan Kami tinggikan sebutan (namamu) bagimu.

5. “Fa inna ma’al ‘usri yusraa”
Artinya: Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.

6. “Inna ma’al ‘usri yusraa”
Artinya: Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan,

Baca Juga:BACAAN Surah An Naba, Khasiat Mendatangkan Rezeki dan Kemenangan

7. “Fa idza faraghta-fansab”
Artinya: Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).

8. “Wa ilaa rabbika farghab”
Artinya: Dan Hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap

Kandungan Surah Al-Insyirah
Laman ilmusaudara.com menulis, salah satu kandungan yang terdapat dalam Surah Al-Insyirah adalah mengenai perjuangan Anbi Muhammad dalam menegakkan ajaran Islam.

Dalam perjuangan tersebut, Nabi seringkali menemukan hambatan dan rintangan yang membuat bebannya terasa berat.

Namun dengan turunnya Surah Ini, Allah memberikan kelapangan pada diri Nabi Muhammad, sehingga segala beban yang dipikulnya terasa ringan. Dengan begitu, Nabi Muhammad bisa meneruskan perjuangannya.

Hal tersebut tentu mengajarkan kita pula hal yang sama, agar kita tidak mudah menyerah dalam melakukan sesuatu, dan istiqomah sehingga kita bisa memaknai sebuah perjuangan, agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak