alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Smelter di Gresik, PT Freeport Indonesia Hanya Butuh Seribu Tenaga Kerja

Muhammad Taufiq Jum'at, 26 November 2021 | 15:59 WIB

Smelter di Gresik, PT Freeport Indonesia Hanya Butuh Seribu Tenaga Kerja
Herd Corporate Communication PTFI Riza Pratama saat jumpa pers di sebuah hotel di Gresik. (Amin Alamsyah)

Pembangunan proyek Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Gresik terus dikebut, usai diresmikan Presiden Joko Widodo.

SuaraJatim.id - Pembangunan proyek Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Gresik terus dikebut, usai diresmikan Presiden Joko Widodo. Kini progresnya mencapai 8 persen.

Pembangunan kontriksi proyek yang bekerjasama dengan PT Chiyoda itu diprediksi bakal menyerap tenaga kerja sebanyak 40 ribu orang. Kendati demikian, industri smelter sendiri hanya membutuhkan seribu tenaga kerja saja.

Herd Corporate Communication PTFI Riza Pratama mengatakan selama masa kontruksi tahap satu, akan menyerap setidaknya 40 ribu orang tenaga kerja. Sedangkan tahap dua, membutuhkan 15 ribu hingga 20 ribu orang.

"Kalau smelter sendiri hanya butuh seribu tenaga kerja. Kami butuh SDM khusus, tapi itu kan masih lama jadi bisa disiapkan di Gresik," katanya, Jum'at (26/11/2021) di sebuah hotel di Gresik.

Baca Juga: Buruh Gresik Demo Minta Usulan UMK 2022 Direvisi, Bupati Yani Janji Sampaikan ke Gubernur

Menurut Riza, produksi terbesar dalam perusahaan Freeport bukanlah emas melainkan katoda tembaga. Hasil tembaga ini yang nantinya akan dibawa ke smelter Gresik untuk dimurnikan.

Namun selama ini, hasil olahan tembaga di dalam negeri hanya menyerap 5 persen saja. Selebihnya paling banyak di ekspor ke luar negeri. Untuk itu, pihaknya mendorong pemerintah agar mempelopori pendirian pabrik dengan produksi berbahan dasar tembaga.

"Smelter itu bukan industri hilir. Kita cuma sebagai pengantar. Maka dari itu industri hiril harus dibangun. Seperti pabrik kabel listrik pabrik handpone, mobil dan perangkat elektronik," terangnya.

"Sementara industri lain belum dibangun. Tetap aja yang untung adalah pabrik luar negeri. Tolong dong bangunan pabrik hilirnya," tambahnya.

Kenapa Smelter Dibangun di Gresik?

Baca Juga: Kisah Pilu Zada Zalitha,Guru TK di Gresik Jadi Korban Kebengisan Ayah Kandung Sendiri

Pilihan tempat pembangunan smelter di Kota Industri Gresik sangat cukup beralasan. Salah satunya berkaitan dengan serapan limbah dari produk katoda tembaga. Jenis limbah yang dihasilkan smelter rata-rata menjadi bahan dasar pengolahan pabrik lain.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait