alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Surah An Nisa Ayat 19: Larangan Dzalim ke Wanita

Pebriansyah Ariefana Minggu, 28 November 2021 | 19:05 WIB

Surah An Nisa Ayat 19: Larangan Dzalim ke Wanita
Ilustrasi berdoa (pixbay)

Dinamakan An Nisa karena dalam surah ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita.

SuaraJatim.id - Kandungan Surah An Nisa Ayat 19 begitu mendalam dan masih relevan untuk saat ini dengan anjuran tidak melakukan kekerasan ke kaum wanita.

Dinamakan An Nisa karena dalam surah ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupakan surah yang paling membicarakan hal itu dibanding dengan surah-surah yang lain.

Surah An Nisa terdiri atas 176 ayat dan tergolong Surah Madaniyyah.

Surah yang lain banyak juga yang membicarakan tentang hal wanita ialah Surah At Talaq dalam hubungan ini biasa disebut Surah An Nisa dengan sebutan Surah An Nisa Al Kubra (Surah An-Nisa yang besar), sedang Surah At Talaq disebut dengan sebutan Surah An Nisa Assughra (Surah An Nisa yang kecil).

Baca Juga: Surah An Nisa Ayat 59, Perintah Tegas untuk Taat Pada Allah dan Rasulullah

Kandungan Surah An Nisa

Pokok kandungan yang terdapat pada surat An Nisa adalah syirik akibat kekafiran pada hari kiamat, hukum poligami, mahar, memakan harta anak yatim, dasar hukum warisan (faraidh), perbuatan keji dan hukum lainnya, wanita yang haram dinikahi, larangan memakan harta secara batil, hukum syiaqaq dan nusyuz.

Berikut isi surat An Nisa Ayat 19:

Y ayyuhalladzna man l yahillu lakum an taritsunnis-a karh, wa l ta’dhulhunna li tadzhab bi ba’dhi m taitmhunna ill anta’tna bi fhisyatim mubaiyyinah, wa ‘syirhunna bil ma’rf, fa in karihtumhunna fa’as an takrah syai’an wa yaj’alallhu fhi khairan katsr.

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kalian mewarisi wanita (menjadikannya seperti barang warisan) dengan pemaksaan; janganlah kalian menghalang-halangi mereka (para wanita yang menjadi istri kalian untuk menikah dengan orang lain sementara kalian sudah tidak mencintainya) karena hendak mengambil kembali sebagian mahar yang telah kalian berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan perbuatan keji (zina atau nusyz) yang nyata; dan pergaulilah mereka secara baik. Kemudian bila kalian tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kalian tidak menyukai sesuatu. Sementara Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”

Baca Juga: Surah An Nisa, Kandungan, Fadilah, dan Keutamannya: Doa Keamanan dari Alam Kubur

Dikutip dari NU.or.id, Ayat ini menegaskan pembelaan Al-Qur’an terhadap berbagai intimidasi dan kezaliman kaum lelaki terhadap para wanita. Secara terperinci, ayat ini memuat empat pembahasan.

Pembahasan pertama, penentangan Al-Qur’an terhadap tradisi masyarakat Jahiliyah yang menganggap wanita seolah-olah seperti harta benda sehingga diri seorang wanita dapat diwaris oleh ahli waris suaminya ketika ia meninggal.Surah An Nisa Ayat 19: Larangan Dzalim ke Wanita

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait