facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Foto Hoaks Dzikir di Gereja, GP Ansor Gresik Ultimatum Pelaku

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 28 Desember 2021 | 13:36 WIB

Viral Foto Hoaks Dzikir di Gereja, GP Ansor Gresik Ultimatum Pelaku
Viral Foto Hoaks Dzikir Bersama di Gereja, GP Ansor Gresik Cari Pelakunya. [istimewa]

Foto milik GP Ansor Gresik itu diedit dari gambar aslinya yang semula berdzikir di masjid.

SuaraJatim.id - Sebuah postingan foto yang memperlihatkan puluhan orang berdzikir di dalam gereja viral di media sosial. Postingan itu tampak nyata di dalam ruangan gereja, karena latar belakang patung salib. 

Belakangan diketahui, foto yang diunggah akun bernama Jarwo di Grup Ngaji Kyai NU pada tanggal 27 Desember 2021 itu ternyata hoaks. Foto milik GP Ansor Gresik itu diedit dari gambar aslinya yang semula berdzikir di masjid. 

Sontak saja, postingan itu mengundang kemarahan dari anggota GP Ansor Gresik. Karena foto itu digunakan sebagai ujaran kebencian. Ditambah postingan diberikan ulasan berbunyi. "Kalo kalian punya tempat ibadah sendiri, ngapain doa di tempat ibadah orang lain," 

Ketua GP Ansor Gresik, Abdul Rokhim mengklarifikasi, foto tersebut dipastikan bohong atau hoax. Sebab foto itu merupakan kegiatan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA) PAC Benjeng Gresik pada tanggal 06 September 2020 di Masjid Al Muttaqien Desa Munggugianti, Kabupaten Gresik. 

Baca Juga: Pasangan Remaja Mesum di Alun-alun Gresik Diperiksa Polisi

"Ini fitnah yang keji dan ada upaya mengadu domba. Kegiatan itu berada di masjid, malah fotonya diganti di dalam gereja. Kami sudah intruksi agar akun itu dilacak," katanya, Selasa (28/12/2021). 

Merasa geram, GP Ansor Gresik akhirnya beri ultimatum kepada pemilik akun agar segera menyerahkan diri.

"Bagi yang bersangkutan agar segera menyerahkan diri. Kami sampaikan juga kepada Banser agar tetap tenang dan waspada serta melakukan langkah-langkah yang terukur," tegasnya.

Selain itu, Abdul Rokhim bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Gresik terus melakukan kajian langkah-langkah ke ranah hukum. Hal ini dimaksudkan kalau pemilik akun tidak segera menyerahkan diri, maka pihaknya tak akan segan melaporkan ke pihak berwajib. 

"Kita kaji dulu, kalau sudah mencukupi ke ranah hukum maka kami akan laporkan," bebernya. 

Baca Juga: Ada Karangan Bunga Ucapan Selamat ke Said Aqil dari PWNU Jatim, Marzuki: Hoaks

Kontributor : Amin Alamsyah

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait