Begini Bahaya Varian Omicron, Hati-hati Satu Orang Jatim Sudah Terpapar

Varian Omicron sudah masuk Jawa Timur ( Jatim ). Satu orang warga Kota Surabaya dikabarkan sudah terinfeksi varian baru virus Covid-19 tersebut.

Muhammad Taufiq
Selasa, 04 Januari 2022 | 13:48 WIB
Begini Bahaya Varian Omicron, Hati-hati Satu Orang Jatim Sudah Terpapar
Covid-19 varian Omicron. [Dok.Antara]

SuaraJatim.id - Varian Omicron sudah masuk Jawa Timur ( Jatim ). Satu orang warga Kota Surabaya dikabarkan sudah terinfeksi varian baru virus Covid-19 tersebut.

Meskipun begitu, identitas satu orang ini belum diungkap apakah berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Namun dipastikan kalau pasien Omicron tersebut teridentifikasi setelah perjalanan dari Bali.

Lalu seberapa bahaya varian baru ini? Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dr. Dicky Budiman, pada akhir Desember 2021 lalu mengungkap hasil riset varian baru tersebut.

Ia menjelaskan, hasil sementara menunjukkan bahwa penyintas Covid-19 yang terinfeksi Varian Omicron memiliki kekebalan terhadap virus corona varian lain.

Baca Juga:Suara Serak dan Tenggorokan Gatal, Waspadai Gejala Varian Omicron

Meski begitu, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena meski sembuh dari infeksi masih ada potensi terjadinya long covid.

"Harus hati-hati disikapinya karena ada potensi long covid-19. Artinya orang bisa pulih tapi organ vitalnya terganggu antara jantung, paru, ginjal, dan hati. Termasuk organ lain seperti otak," katanya, Kamis (30/12/2021).

Menurut dokter Dicky, risikonya bisa membahayakan masyarakat luas jika individu berharap mendapatkan kekebalan alami dari infeksi langsung.

Oleh sebab itu, menurutnya, disuntik vaksin tetap menjadi pilihan terbaik untuk bisa memiliki kekebalan tanpa perlu terinfeksi.

Dokter Dicky mengakui anggapan terkait keberadaan vaksin memicu timbulnya berbagai varian baru virus corona. Tetapi, hal itu sebenarnya tidak terlalu berbahaya.

Baca Juga:Bisakah Varian Omicron Bertindak sebagai Vaksin Alami? Ini Kata Ahli!

"Saya bicara ilmiah saja, vaksin memang membuat virus ini belajar, karena dia (virus) berevolusi. Makanya ada omicron yang bisa leluasa di antara penerima vaksin karena dia sudah belajar. Tapi bukan membuat (virus) lebih liar," jelasnya.

Temun dari para ilmuan di Afrika Selatan bahwa di tengah lonjakan infeksi ulang akibati varian omicron terdapat bukti kalau kekebalan dari infeksi sebelumnya juga meningkat ada penyintas.

"Infeksi sebelumnya digunakan untuk melindungi dari delta. Sekarang dengan omicron, tampaknya tidak demikian (melindungi dari varian baru)," kata salah satu peneliti, Anne von Gottberg dari Universitas Witwatersrand, dikutip dari ABC7Chicago.

Studi itu tidak tidak meneliti perlindungan yang diberikan dari vaksinasi. Namun, mereka yakin, vaksin Covid-19 saat ini masih efektif. Ia percaya vaksin bisa melindungi dari penyakit parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini