2. Disebutkan dalam Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah bahwa ayat 190 surat Ali Imran mengandung makna:
Sungguh dalam penciptaan langit dan bumi, pergantian siang dan malam dengan teratur merupakan bukti-bukti yang jelas atas keesaan dan keagungan-Nya bagi orang-orang yang memiliki akal yang sehat.
Artinya semuanya telah diperhitungkan, termasuk soal waktu, siang dan malam yang berjalan secara tertib.
3. Berdasarkan Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah, surat Ali Imran 191 memiliki keutamaan untuk memperingatkan orang-orang agar selalu ingat Allah dalam segala kondisi.
Baca Juga:Ashab I Kehf: Kisah Pelarian Para Bangsawan demi Selamatkan Akidah Mereka
Tafsir itu berbunyi: "Orang-orang yang selalu mengingat Allah dalam segala kondisinya, yaitu dalam keadaan berdiri ketika shalat, duduk di masjlis mereka, dan bersandar ketika dalam keadaan junub. Mereka berpikir tentang kehebatan penciptaan langit, bumi dan meyakininya. Mereka berkata: “Wahai Tuhan Kami, Engkau tidak menciptakan hal ini sia-sia dan hanya sebagai hiburan, namun Engkau menciptakannya sebagai petunjuk atas kuasa dan hikmahMu. Kami menyucikanmu dari segala sesuatu yang tidak sesuai denganMu dan dari kesia-siaan. Maka jadikanlah ketaatan kami kepadaMu itu sebagai pelindung dari neraka”
Surat Ali Imran merupakan surat ke 3 dalam kitab Al Quran. Surat Ali Imran terdiri atas 200 ayat.
Surat Ali Imran diturunkan di kota Madinah dan karenanya termasuk ke dalam golongan surat Madaniyah.
Demikian itu informasi singkat tentang Surat Ali Imran ayat 190-191. Semoga bermanfaat untuk Anda yang sedang mengkaji surat Ali Imran Ayat 190-191.
(Mutaya Saroh)
Baca Juga:Hafal 30 Juz, Perempuan Ini Tak Boleh Main sebelum Setor Hafalan, Salut!