Guru Pukul Siswa SMPN 49 Surabaya, DPRD Minta Korban Mendapat Pendampingan Psikologi

guru di SMPN 49 Kota Surabaya memukul siswanya di depan kelas saat pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sedang berlangsung.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Minggu, 30 Januari 2022 | 14:40 WIB
Guru Pukul Siswa SMPN 49 Surabaya, DPRD Minta Korban Mendapat Pendampingan Psikologi
Ilustrasi kasus guru pukul siswa SMPN 49 Surabaya. [Envato]

SuaraJatim.id - DPRD Surabaya beri perhatian serius kasus guru pukul siswa SMPN 49 Surabaya. Dewan minta korban kekerasan mendapatkan pendampingan psikologi.

Sebelumnya beredar sebuah video berdurasi tiga detik melalui WhatsApp, yakni seorang guru di SMPN 49 Kota Surabaya memukul siswanya di depan kelas saat pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sedang berlangsung.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah meminta kepada Dispendik Surabaya untuk memberikan pendampingan psikologi terhadap siswa yang mendapat kekerasan. Tidak hanya siswa yang bersangkutan, tapi juga seluruh siswa yang ada di kelas 8 H sebab kekerasan itu dilakukan di hadapan para siswa.

"Beruntung ada siswi yang berani merekam kejadian tersebut. Kalau tidak, mungkin kejadian ini tidak akan diketahui publik. Makanya siswi yang merekam kejadian kekerasan itu harus mendapat perlindungan dari pihak sekolah. Jangan sampai dia juga mengalami ketakutan karena vidoenya viral," ujarnya.

Baca Juga:Guru Rasis Terhadap Pelajar Papua Dimutasi, Khofifah: Saya Berharap Kejadian Itu Tidak Terulang Kembali

Ia mendukung langkah Wali Kota Surabaya yang ingin mengadakan tes integritas kepada guru-guru di Surabaya. 

"Saya mendukung jika Dispendik Surabaya mengundang seluruh guru untuk diberikan penguatan, dan melakukan tes integritas untuk memastikan para guru-guru ini memiliki integritas dalam mengajar," katanya. 

Tak hanya itu, lanjut dia, pola pembinaan tidak hanya kepada guru, namun juga peserta didik. Sebab pendidikan formal dan akhlakul karimah, tidak cukup hanya diberikan saat pelajaran agama maupun pelajaran PPKn. 

"Sebaiknya ada tambahan materi tentang akhlak atau etika di dalam kelas," katanya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya merespons cepat beredarnya video kekerasan yang dilakukan oleh seorang guru kepada salah satu siswanya di SMPN 49 Surabaya. Mendapati kabar tersebut, Wali Kota Eri langsung mendatangi SMPN 49 Surabaya pada Sabtu (29/1) untuk membrikan pengarahan kepada para guru.

Baca Juga:Kasus Guru Pukul Siswa SMP di Surabaya, PCNU: Mengotori Citra Guru dan Pendidikan

"Saya tidak ingin kejadian ini terulang lagi di Surabaya karena guru ini adalah orang tua maka otomatis ngemonge (membimbingnya) harus dengan kasih sayang," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini