Waspada Peningkatan COVID, Tempat Isolasi Terpusat di Suramadu Aktif Kembali

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menjelaskan isoter untuk tempat isolasi bagi pasien COVID-19 dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG).

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Minggu, 13 Februari 2022 | 23:08 WIB
Waspada Peningkatan COVID, Tempat Isolasi Terpusat di Suramadu Aktif Kembali
Ilustrasi COVID-19, isolasi terpusat di Suramadu kembali aktif. (pixabay.com)

SuaraJatim.id - Isolasi terpusat (isoter) di Rumah Sakit Lapangan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) sisi Bangkalan aktif kembali mengantisipasi peningkatan kasus COVID-19.

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menjelaskan isoter untuk tempat isolasi bagi pasien COVID-19 dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG), akan tetapi yang bersangkutan positif terpapar virus.

"RS Lapangan BPWS sisi Bangkalan ini kan sempat tidak digunakan, karena COVID-19 melandai. Tapi kini kita aktifkan lagi, karena kasus aktif COVID-19 akhir-akhir cenderung meningkat," katanya mengutip dari Antara.

Bupati Latif menjelaskan tempat isoter di Suramadu sisi Bangkalan itu dibuka kembali dan mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga:Kasus Covid-19 di Balikpapan Didominasi Usia Remaja, Ini Kata Kepala Dinas Kesehatan Andi Sri Juliarty

Nantinya tidak hanya menjadi tempat isolasi bagi warga Bangkalan saja, akan tetapi juga dari wilayah Surabaya.

Bupati menjelaskan di RS Lapangan itu akan disediakan sedikitnya 330 buah tempat tidur, dan 75 buah tempat khusus untuk pasien perempuan.

"Beberapa waktu lalu, Bu Gubernur Jatim meninjau secara langsung persiapannya, bersama sejumlah staf dan petugas Satgas COVID-19 Pemprov Jatim," kata bupati, menuturkan.

Menurut bupati, dari sisi jumlah kamar, tempat isoter yang ada di Bangkalan tersebut sudah sangat memadai. Namun, ia berharap fasilitas yang disediakan pemerintah itu tidak terpakai.

"Saya justru lebih senang jika tempat isoter ini tidak terpakai. Kenapa demikian?, karena itu berarti masyarakat tetap sehat," katanya.

Baca Juga:Bukan untuk Menakuti, Anies Tegaskan Tak Pernah Lebihkan Data Kematian Akibat Covid-19

Sebelumnya, Pemkab Bangkalan melaporkan, per tanggal 10 Februari 2022, jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayah tersebut mencapai 167 orang, meningkat dari jumlah sebelumnya yang hanya 120 orang.

Dari jumlah itu, pasien yang sedang menjalani perawatan isoter sebanyak 69 orang, sedangkan pasien yang dirawat di rumah sakit 23 orang. Sisanya, menjalani isolasi mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak