facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Korban Viral Blast Global Datangi Polda Jatim, Belasan Ribu Member Merugi Total Rp 1,2 Triliun

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 03 Maret 2022 | 10:06 WIB

Korban Viral Blast Global Datangi Polda Jatim, Belasan Ribu Member Merugi Total Rp 1,2 Triliun
Sejumlah korban robot trading Viral Blast Global mengajukan laporan ke SPKT Polda Jatim didampingi Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) Jawa Timur, Kamis (3/2/2022) pagi. [Lely Yuana/TIMES Indonesia]

Korban penipuan Viral Blast Global mendatangi Polda Jatim mewakili 12.000 member.

SuaraJatim.id - Korban penipuan PT Global Trust Karya (Viral Blast Global), Daniel mendatangi SPKT Polda Jatim pada Kamis (3/3/2022). Ia dan tiga orang korban lainnya mewakili 12.000 member dengan total kerugian senilai Rp 1,2 triliun.

"Awalnya para owner ini menawarkan kepada kita untuk bisa menjadi sebuah perusahaan yang mengusung semua legalitas dari platform bisnisnya trading robot. Dengan konsep legal, proteksi modal para investor di sini kembali 100 persen dalam masa kontrak. Kontraknya berlaku 1 tahun atau 50 minggu otomatis dikembalikan modal. Belum termasuk keuntungan yang ditawarkan," ungkapnya seperti diberitakan Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com.

Namun Daniel tidak menduga jika berakhir seperti ini.

"Semua legalitas perusahaan ada. Tidak tahu lagi jika ada dugaan sengaja dibentuk untuk menyerap dana dari masyarakat. Kemudian ada dugaan dialihkan ke berapa PT yang di antaranya milik beberapa owner tadi," tambahnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pemalsuan Surat, Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso Penuhi Panggilan Polda Jatim

"Kami berharap kepada penyidik akan menetapkan TPPU, supaya dana yang dialihkan ini bisa diamankan. Majelis hakim yang di pengadilan agar memutuskan bahwa ini tidak disita untuk negara, tapi dikembalikan kepada para korban. Untuk saya sendiri kerugian saya US$ 53.000 atau Rp 795 juta," terangnya.

Di tempat yang sama, korban lain Sisil merupakan pengusaha kecantikan warga Surabaya. Di tanya soal ketertarikan investasi, dia awalnya yakin karena legalitas perusahaan jelas dan semua resmi di pemerintahan.

Selain itu, kata dia, perusahaan ini  juga mensponsori 5 klub sepak bola. Ada Brawijaya, PSS Sleman, Madura United. Juga rekor MURI Indonesia.

"Awalnya karena itu saya tertarik, akhirnya aku fokus ke bisnis ini. Untuk  pemegang sahamnya ada 4, yaitu Putra Wibowo, Riski Puguh, Minggos Hunggos, dan Garuda Purnama. Empat orang ini menjanjikan kepada kita selaku member, bahwa sharing profit. Ada paketannya  70:30 dan ada yang 60:40," paparnya.

Sisil menambahkan, pada saat itu profit atau keuntungan berjalan lancar. Namun pada tanggal 28 Januari 2022, tiba-tiba mengalami kendala.

Baca Juga: Member Viral Blast Tembus 12 Ribu Orang, Korban Rugi Capai Rp 1,2 Triliun

"Katanya sedang perbaikan sistem. Kita semua disuruh menunggu perbaikan sistem ini sampai kemarin terakhir tanggal 14 Februari 2022. Nah setelah itu keluarlah email, bahwa di dalam email tersebut VBG melakukan penipuan ke semua member," ujar dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait