Aksi Ribuan Sopir Truk Penuhi Jalan Frontage Road A Yani Surabaya Ditemui Wagub Emil Dardak

Massa aksi sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Supir Jawa Timur (GSJT) kembali turun ke jalan menyuarakan aksi penututan terkait aturan over dimension and over loading.

Muhammad Taufiq
Jum'at, 11 Maret 2022 | 21:56 WIB
Aksi Ribuan Sopir Truk Penuhi Jalan Frontage Road A Yani Surabaya Ditemui Wagub Emil Dardak
Aksi sopir truk di Surabaya [SuaraJatim/Dimas Angga]

"Sehingga, ketika tidak ada revisi UU itu. Maka perkenankan kami jalan tanpa ada gangguan di jalan, rasa keamanan itu, yang kami butuhkan," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak mendatangi massa aksi menjelaskan, jika apa yang dilakukan oleh para sopir truk ini sebagai bentuk percepatan pemulihan ekonomi pasca Pandemi.

Namun, keputusan yang sudah ditegaskan pada 22 Februari tersebut sudah disahkan. "Kali ini tertulis bahwa nggak ada penindakan apabila dia melampaui ketentuan dimensi dan muatan," kata Emil.

"Namun karena kita menjaga keselamatan penguna jalan, ada batasan yang semua sudah paham. Tadi sudah disampaikan Mas Supri dan mereka sudah tahu itu nemen (kebangetan)," ujar Emil.

Baca Juga:Marselino Ferdinan Susul Timnas Indonesia U-19 TC ke Korsel Tergantung Kans Persebaya di Liga 1

"Intinya batasnya lazim digunakan. Memang lebih tapi enggak bisa dikategorikan terlalu parah. Kedua KIR, kita luluskan pemahaman yang kurang tepat bahwa walaupun tidak sepenuhnya sesuai, KIR bisa diproses soalnya masih transisi ke 2022. Ini semua atas perintah Ibu Gubernur. Melayani. Jangan ditolak kendaraann yang mohon maaf ODOL definisi hari ini," imbuhnya.

Selain itu, Pemprov Jatim sudah bersurat dan berkomunikasi dengan pusat, perihal ODOL dan penindakan di lapangan, karena hanya merugikan para pengendara truk, bukan pemilik ataupun organda truk dan pemilik barang.

"Ketiga Ibu Gubernur bersurat, sudah kami komunikasikan, ada hal-hal yang berkaitan dengan aturan yang kalau diterapkan ODOL begitu saja, supir merasa tersudut. harusnya pemilik barang bertanggugnjawab. Ini hal-hal yang kita harap bisa mulai dirumuskan Kemenhub," katanya menegaskan.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Baca Juga:Sopir Truk Surabaya Kembali Demo Tolak Aturan ODOL

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini