SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandatangani Surat Edaran (SE) terkait jam kerja aparatur sipil negara (ASN).
SE ini ditandatangani pada 3 April 2022, jam kerja ASN di seluruh biro/badan/dinas hingga semua UPT dinas terbagi dalam dua aturan, yakni pemberlakuan lima hari kerja dan enam hari kerja.
Untuk instansi biro/badan/dinas yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja selama Ramadan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB pada Senin hingga Kamis dengan waktu istirahat diberikan pukul 12.00 WIB sampai 12.30 WIB.
Sementara untuk Jumat, jam kerja pada pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB, dengan jam istirahat pada pukul 11.30 WIB hingga 12.30 WIB.
Baca Juga:Ikuti Instruksi Presiden Jokowi, Bima Arya Larang ASN Kota Bogor Bukber dan Open House
Sedangkan, bagi instansi yang menerapkan enam hari kerja, dimulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB pada Senin sampai Kamis dan Sabtu. Lalu, waktu istirahat pukul 12.00 WIB hingga 12.30 WIB.
Untuk Jumat, jam kerja mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 11.30 WIB hingga pukul 12.30 WIB.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpesan kepada seluruh aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah provinsi setempat agar tetap produktif saat sedang menjalankan ibadah puasa.
"Tetap produktif dan jaga stamina pelayanan publik saat Ramadhan serta pengurangan jam kerja," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Senin (04/03/2022).
Pemprov, kata dia, pada Ramadhan 1443 Hijriah menerapkan pengurangan jam kerja dibandingkan hari-hari biasanya.
Baca Juga:Buat Warga Kediri dan Sekitarnya, Ini Jadwal Salat dan Buka Puasa Hari Ini, Senin 4 April 2022
Gubernur Khofifah optimistis ASN tidak akan terganggu, bahkan menurun produktifitas kinerja meski sedang menjalani ibadah puasa.
"Sebaliknya justru akan meningkat karena bekerja juga bagian dari ibadah yang memiliki nilai pahala besar," ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.
Khofifah juga berpendapat bahwa momentum Ramadhan harus dijadikan refleksi untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
"Bulan Ramadhan tidak melunturkan semangat bekerja para ASN dalam melayani masyarakat. Saya yakin para ASN dapat memanfaatkan waktu dengan baik serta tahu kapan harus melaksanakan tugas dan melaksanakan ibadah," katanya.