Kenpark Surabaya Ditutup Sementara, Begini Kata Pengelola Soal Penyebab Seluncuran Air Ambrol

Merespons ambrolnya wahana seluncuran air di Kenpark Surabaya, pihak pengelola mengatakan belum mengetahui pasti penyebabnya.

Muhammad Taufiq
Sabtu, 07 Mei 2022 | 17:41 WIB
Kenpark Surabaya Ditutup Sementara, Begini Kata Pengelola Soal Penyebab Seluncuran Air Ambrol
Sejumlah Petugas BPBD Surabaya mengevakuasi sembilan korban dari seluncuran Kolam Renang Kenjeran Park (Kenpark) Kota Surabaya pada Sabtu (7/5/2022). [ANTARA/HO-BPBD Surabaya]

SuaraJatim.id - Merespons ambrolnya wahana seluncuran air di Kenpark Surabaya, pihak pengelola mengatakan belum mengetahui pasti penyebabnya.

Untuk mengetahui penyebab pastinya, pengelola sudah bekerja sama dengan kepolisian mencari penyebab ambrolnya perosotan yang melukai 16 korban tersebut.

Hal ini seperti disampaikan Kepala HRD Waterpark Kenjeran Bambang Irianto. Ia mengatakan untuk kepentingan investigasi, Bambang menyatakan Kenjeran Park ditutup sementara mulai Minggu (8/5/2022).

Dia mengaku telah menyampaikan situasi ini kepada pemilik tempat wisata tersebut.

Baca Juga:Fix! Korban Perosotan Kenpark Surabaya Ambrol 16 Orang, Ini Identitas Para Korban Lengkap

"Sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian mengungkap permasalahan sebenarnya diakibatkan human error atau apa, ini masih dalam investigasi Kapolsek Kenjeran," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (7/5/2022).

"Besok kita tutup. Saya sudah berkoordinasi dengan pihak owner akan ditutup, dan saya sudah koordinasi dengan kepolisian, akan ditutup," kata dia.

Terkait kondisi peralatan, Bambang menyatakan pihaknya selalu rutin melakukan perawatan rutin. Perawatan terakhir dilakukan sembilan bulan sebelumnya.

"Di tengah pandemi kita melakukan perawatan rutin," kata dia menegaskan.

Dia pun menyatakan kondisi wahana sebenarnya masih layak. Sehingga diduga penyebab seluncuran ambrol adalah kelebihan muatan atau overload.

Baca Juga:Belasan Orang Jadi Korban, Pengelola Kenpark Surabaya Diminta Tanggung Jawab

Menurut Bambang, saat kondisi normal pengunjung bisa mencapai 300-400 orang. Sementara dalam kondisi khusus seperti libur Lebaran saat ini, pengunjung bisa mencapai lebih dari 1.000 orang.

Dia juga menyatakan setiap wahana ada petugas yang berjaga. Baik itu wahana di bawah maupun di atas.

"Namun rata-rata, kalau mau ke bawah itu bersama-sama, nggak mau satu-satu. Nah, ini mungkin yang menyebabkan overload, ambrol," ujarnya.

Lebih lanjut, Bambang mengungkapkan kapasitas seluncuran maksimal hanya untuk 5-10 orang. Sementara saat kejadian, jumlah orang yang meluncur melebihi kapasitas.

"Harusnya 5-10 orang di bawah nunggu, 5-10 meluncur, baru 5-10 di bawah naik lagi. Namun nggak tahu tadi bagaimana, error mungkin, sehingga terjadi seperti itu," kata dia.

Lebih lanjut, Bambang mengungkapkan sebanyak tujuh orang mengalami luka berat. Sedangkan luka ringan ada 9 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini